Iklan Beranda

jtvbojonegoro
Rabu, 18 Februari 2026, 14:51 WIB
Last Updated 2026-02-19T08:55:35Z
BojonegoroViewerViral

Unigoro Teken MoU Internasional Bersama Menteri Timor Leste, Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Penandatanganan MoU bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Timor Leste, José Honório da Costa Pereira Jerónimo, menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi pendidikan, riset, dan pertukaran akademik.

BOJONEGORO - Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kegiatan bertajuk International Academic Sharing Session and MoU Signing pada Rabu (18/02/2026) di Gedung Hall Suyitno. Agenda ini menjadi momentum strategis dalam memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Timor Leste, José Honório da Costa Pereira Jerónimo, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, serta Rektor Universitas Bojonegoro Tri Astuti Handayani. Sejumlah akademisi dan civitas akademika turut hadir dalam forum internasional tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan sesi diskusi akademik yang memaparkan profil universitas, program unggulan, potensi riset, serta peluang kolaborasi internasional.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai simbol resmi dimulainya kerja sama antar kedua institusi.

Rektor Universitas Bojonegoro, Tri Astuti Handayani, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi kampus.

“Unigoro memiliki visi membentuk sumber daya manusia yang inovatif dan kompetitif pada tahun 2030. Kerja sama internasional ini menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan akademik, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penguatan riset bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini sejalan dengan misi universitas dalam memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder demi peningkatan mutu pendidikan.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja sama internasional tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Kami berharap kerja sama ini berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kompetensi generasi muda Bojonegoro agar mampu bersaing di tingkat global,” kata Setyo Wahono.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra internasional dalam mendorong kemajuan daerah.

Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Timor Leste, José Honório da Costa Pereira Jerónimo, menyambut baik terjalinnya kerja sama akademik ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Universitas Bojonegoro. Kami sangat antusias terhadap kolaborasi ini dan berharap dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di kedua negara,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama internasional di bidang pendidikan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempererat hubungan antarnegara.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan juga diisi dengan pameran produk dan hasil inovasi dari berbagai program studi, di antaranya Lingkungan, Kimia, Teknik Industri, dan Teknik Sipil.

Produk yang dipamerkan menunjukkan potensi akademik serta pengembangan teknologi hasil karya mahasiswa dan dosen.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan campus tour guna memperkenalkan fasilitas dan sarana penunjang akademik kepada tamu internasional.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jejaring global Universitas Bojonegoro sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi di kancah internasional. (nata/im)