Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 23 April 2026, 12:27 WIB
Last Updated 2026-04-23T08:51:32Z
NganjukPojok PituViewerViral

Diduga Diracun, 2.100 Meter Persegi Tanaman Bawang Merah di Nganjuk Mati Mendadak


NGANJUK - Ribuan tanaman bawang merah milik petani di Dusun Gaeng, Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, mati mendadak. Total lahan yang terdampak mencapai sekitar 2.100 meter persegi.

Tanaman bawang yang baru berusia dua minggu itu tiba-tiba layu dan roboh secara serentak. Kondisi tersebut mengejutkan pemilik lahan, Bagus Darmawan.

Bagus menuturkan, seperti biasa ia menyiram tanaman pada pagi hari menggunakan mesin diesel. Namun saat itu, ia sempat melihat kondisi air yang digunakan tidak seperti biasanya.

Meski sempat merasa janggal, ia tetap menggunakan air tersebut untuk menyiram tanaman.

“Airnya terlihat tidak seperti biasanya, tapi saya tetap pakai untuk menyiram. Besoknya saya kaget, semua tanaman sudah layu dan roboh,” ujar Bagus Darmawan.

Keesokan harinya, seluruh tanaman bawang di lahannya ditemukan dalam kondisi rusak parah. Ia pun menduga tanaman tersebut telah diracuni.

Menurutnya, kemungkinan ada pihak yang memasukkan zat berbahaya, seperti racun pembasmi rumput, ke dalam sumur diesel yang digunakan untuk mengairi lahan.

Akibat kejadian tersebut, Bagus mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Ia telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian agar pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (syar/im)