NGAWI - Hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Selain itu, sebuah mobil yang terparkir juga tertimpa pohon tumbang.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Warga mengaku angin kencang datang mendadak dan merusak sejumlah bangunan. Bahkan, kanopi teras rumah dilaporkan sempat terbang terbawa angin.
Salah satu warga, Musiem, mengatakan saat kejadian dirinya berada di dalam rumah. Namun, ketika genteng mulai berjatuhan, ia langsung bergegas menyelamatkan diri ke luar rumah.
“Tiba-tiba anginnya kencang sekali, genteng pada jatuh. Saya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ujar Musiem.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah perabotan rumah tangga warga juga mengalami kerusakan.
Kepala Desa Semen, Suyanto, membenarkan adanya bencana tersebut. Ia menyebut puluhan rumah di dua dusun terdampak akibat hujan disertai angin kencang.
“Puluhan rumah warga di dua dusun mengalami kerusakan. Saat ini kami bersama relawan dan petugas sudah mulai melakukan pembersihan,” jelas Suyanto.
Sejumlah petugas gabungan dari relawan BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat setempat telah diterjunkan untuk membersihkan puing-puing bangunan dan mengevakuasi pohon tumbang.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi masih melakukan pendataan dan identifikasi dampak kerusakan akibat kejadian tersebut. BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim pancaroba yang rawan cuaca ekstrem. (ito/im)

