Iklan Beranda

Kamis, 23 April 2026, 10:25 WIB
Last Updated 2026-04-23T08:45:56Z
TubanViewerViral

Kebakaran Hebat Hanguskan Pasar Baru Tuban, Puluhan Ruko Ludes Dilalap Api


TUBAN - Kabar mengejutkan datang dari Pasar Baru Tuban yang berada di Kelurahan Sidorejo, Kabupaten Tuban. Pasar tersebut hangus dilalap si jago merah pada Kamis dini hari.

Kobaran api terlihat membumbung tinggi dan dengan cepat merambat ke seluruh bangunan pasar. Kencangnya angin serta banyaknya material mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan puluhan ruko beserta isinya. Bahkan, ledakan tabung LPG dari dalam kios terdengar nyaring di tengah kobaran api.

Suasana yang awalnya tenang saat para pedagang hendak memulai aktivitas berubah menjadi kepanikan. Sejumlah pedagang hanya bisa pasrah menyaksikan tempat usaha mereka ludes terbakar, sementara lainnya berusaha menyelamatkan diri karena api terlalu besar untuk didekati.

Satu unit mobil pemadam kebakaran yang pertama tiba di lokasi sempat mengalami kesulitan karena banyaknya titik api. Tak lama berselang, empat armada tambahan datang untuk membantu proses pemadaman. Petugas kemudian membagi tim ke beberapa titik guna melokalisir api agar tidak semakin meluas.

Seorang warga, Nuril, mengaku melihat api sudah dalam kondisi besar saat pertama kali diketahui.

“Api sudah besar sekali, cepat menyebar ke kios-kios lain. Kami hanya bisa menyelamatkan diri,” ujar Nuril.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik dari salah satu kios.

Pelaksana Tugas Kasatpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan penanganan lanjutan di lokasi.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan kerugian,” jelas Sutaji.

Belum diketahui secara pasti adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah mengingat puluhan toko kini telah rata dengan tanah.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (dzik/im)