Sketsa Bengawan
Kamis, 16 April 2026, 10:39 WIB
Last Updated 2026-04-16T05:42:33Z
TubanViewerViral

PT TPPI Gelar Pelatihan Ikan Dalam Ember Beserta Digital Marketingnya


TUBAN – Puluhan warga di wilayah Ring 1 perusahaan kilang minyak mendapatkan pelatihan digital marketing dan budidaya ikan dalam ember. Diikuti sebanyak 85 peserta, pelatihan berlangsung di Balai Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban Rabu Pagi (16/04/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tuban serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat lokal agar lebih adaptif terhadap teknologi digital dan mampu menciptakan peluang ekonomi mandiri.

Dalam pelatihan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai cara mengoptimalkan platform digital untuk memasarkan produk UMKM. Selain aspek teknologi, warga juga diajarkan teknik budikdamber sebagai solusi praktis untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi potensi usaha sampingan dengan lahan terbatas.

Ketua KADIN Tuban, Mukaffi Makki, menjelaskan bahwa sinergi ini sangat penting bagi pengembangan pelaku usaha mikro di desa-desa sekitar industri. Menurutnya, pelaku UMKM saat ini dituntut untuk tidak hanya produktif dalam produksi, tetapi juga cerdas dalam menangkap peluang di pasar digital.

"Ini langkah nyata untuk mendorong UMKM binaan agar lebih melek digital dan mampu menciptakan peluang usaha baru di tengah perkembangan zaman," ujar Mukaffi.

Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya, kegiatan ini dilakukan secara interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung serta sesi diskusi mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Area Manager CSR & Comrel TPPI, Tinoto Hadi Sucipto, menyebutkan bahwa pemilihan materi digital marketing dan budikdamber didasarkan pada kebutuhan masyarakat akan peningkatan pendapatan yang berkelanjutan.

"Harapannya, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengimplementasikannya secara langsung. Dengan begitu, ada dampak ekonomi nyata bagi keluarga mereka," ungkap Tinoto.

Melalui inisiatif ini, kolaborasi lintas organisasi tersebut diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih inovatif dan mandiri secara ekonomi. Antusiasme peserta yang tinggi menjadi sinyal positif bahwa warga di wilayah operasional perusahaan memiliki minat besar untuk terus berkembang di era digital.

Ke depan, para peserta diharapkan konsisten mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membuka lapangan kerja baru berskala rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Ring 1 Tuban secara keseluruhan.(dzi)