TUBAN – Ratusan warga prasejahtera di empat desa di Kabupaten Tuban mendapatkan bantuan pangan melalui program Pasar Murah yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Masjid Al Falah, Desa Remen, Kecamatan Jenu (11/4/2026) Sabtu Pagi.
Langkah ini diambil untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Dalam aksi sosial ini, warga cukup menebus paket sembako dari senilai Rp211.000 hanya dengan harga Rp30.000 saja.
Penerima manfaat program ini mencakup warga dari Desa Remen, Tasikharjo, Purworejo, dan Mentoso. Untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran, penyelenggara menggunakan data Desil 1-4 dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban sebagai acuan distribusi kupon.
Anggota DPR RI Komisi XII, Ratna Juwita Sari, yang hadir dalam pembukaan acara tersebut menilai kolaborasi ini sangat krusial bagi ketahanan pangan di tingkat desa.
"Kami mengapresiasi inisiatif ini karena membantu kebutuhan mendasar warga prasejahtera. Jika penyaluran energi dan dukungan sosial berjalan lancar, dampaknya tentu langsung dirasakan oleh kesejahteraan masyarakat," ujar Ratna usai kegiatan.
Djamin, salah satu warga Desa Remen, mengaku sangat terbantu dengan adanya subsidi besar-besaran ini.
"Paketnya lengkap dan harganya sangat murah. Di situasi ekonomi seperti sekarang, ini sangat meringankan beban dapur," ungkapnya.
Hal unik dari kegiatan ini adalah aspek transparansi dan keberlanjutannya. Seluruh uang hasil penjualan kupon sembako yakni (Rp30.000 per paket) tidak diambil oleh perusahaan, melainkan disumbangkan kembali untuk pengembangan sarana prasarana Masjid Al Falah, renovasi fasilitas umum di Desa Remen serta Desa Tasikharjo.
Area Manager Comm, Rel. & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa misi utama kegiatan ini adalah pemerataan distribusi bagi penerima manfaat.
"Kami ingin, bukan sekadar hadir sebagai penyedia energi, tapi juga memberikan dampak sosial yang nyata. Melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan), kami pastikan ada kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan di wilayah operasional," pungkas Ahad.(dzi)

