Sketsa Bengawan
Selasa, 14 April 2026, 16:25 WIB
Last Updated 2026-04-14T09:25:51Z
TubanViewerViral

Aksi Heroik Pemuda Tuban, Tambal Jalan Rusak Secara Mandiri Demi Cegah Kecelakaan


TUBAN – Prihatin dengan kondisi jalan rusak yang kerap memakan korban, sejumlah pemuda yang tergabung dalam karang taruna Dusun Selang, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, melakukan aksi sosial dengan memperbaiki jalan secara mandiri, Senin sore.

Dengan bermodalkan batu kapur tak terpakai serta alat seadanya seperti palu dan satu unit mobil pick up, para pemuda ini bergotong royong menambal lubang-lubang jalan yang dinilai membahayakan pengguna.

Inisiatif ini muncul setelah sedikitnya tiga pengendara dilaporkan terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang jalan.

Ketua Karang Taruna Dusun Selang, Samsul Maarif, mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin ada korban lagi. Jadi berinisiatif memperbaiki seadanya dengan kemampuan yang ada,” ujarnya.

Meski didominasi pelajar, semangat para pemuda ini tak surut. Mereka memperbaiki jalan penghubung antar kecamatan, yakni Semanding, Merakurak, dan Montong, yang diketahui sudah sekitar empat tahun tidak tersentuh perbaikan.

Karena masih berstatus pelajar, proses perbaikan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer ini hanya dilakukan pada sore hari, mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam satu minggu ke depan.

Menariknya, di tengah aksi tersebut, sempat datang petugas berseragam dari instansi pemerintah. Namun, menurut warga, petugas hanya mengambil dokumentasi tanpa memberikan bantuan langsung.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara mandiri.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah bergotong royong membantu pembangunan daerah. Pemerintah akan berupaya memberikan yang terbaik sesuai regulasi yang ada,” katanya.

Warga berharap, aksi tambal jalan ini dapat meminimalisir risiko kecelakaan, sembari menunggu adanya perbaikan permanen dari pemerintah daerah. (dzik/im)