Sketsa Bengawan
Kamis, 09 April 2026, 16:12 WIB
Last Updated 2026-04-09T09:12:50Z
BojonegoroHaji | UmrahViewerViral

Tiga Jama’ah Calon Haji Bojonegoro Gagal Berangkat Ke Tanah Suci Tahun Ini, Karena Meninggal Dunia


BOJONEGORO – Berbagai persiapan teknis maupun non teknis terus dimatangkan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bojonegoro menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hingga saat ini, kesiapan dilaporkan telah mencapai sekitar 95 persen.

Persiapan tersebut meliputi pengurusan administrasi seperti paspor dan visa, kesiapan armada transportasi, hingga pembagian koper bagi para calon jemaah haji.

Namun di tengah proses tersebut, kabar duka datang dari tiga calon jemaah haji yang dilaporkan meninggal dunia karena sakit. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bojonegoro, M. Abdulloh Hafidz.

“Memang ada tiga jemaah yang wafat karena sakit dalam masa persiapan ini,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, jumlah calon jemaah haji asal Bojonegoro yang akan berangkat ke Tanah Suci berkurang dari 1.746 orang menjadi 1.743 orang.

Hafidz menjelaskan, meski kuota jemaah yang wafat dapat digantikan oleh keluarga atau ahli waris, namun proses pemberangkatan tidak memungkinkan dilakukan tahun ini karena tahapan sudah memasuki fase akhir.

“Penggantian bisa dilakukan oleh ahli waris, tapi keberangkatannya tidak bisa tahun ini, harus menunggu tahun berikutnya,” jelasnya.

Pada musim haji tahun ini, jemaah asal Bojonegoro tergabung dalam enam kelompok terbang, yakni Kloter 36 hingga Kloter 41. Seluruh jemaah dijadwalkan mulai diberangkatkan pada 1 Mei mendatang melalui embarkasi Surabaya.

Selain memastikan kesiapan teknis, pihak kantor juga mengimbau para calon jemaah agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya terkait kondisi di Timur Tengah yang beredar di media sosial.

Calon jemaah diminta tetap tenang, fokus mempersiapkan ibadah, serta menjaga kesehatan agar pelaksanaan haji dapat berjalan lancar. (edo/im)