Iklan Beranda

jtvbojonegoro
Sabtu, 09 Mei 2026, 15:26 WIB
Last Updated 2026-05-11T08:28:41Z
Kabar ApikViewerViral

Komisi IV DPR RI Dorong Sinergi Penyuluh Pertanian dan Perikanan Wujudkan Swasembada Pangan


KABAR APIK - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan pemerintah bersama DPR RI. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Eko Wahyudi, bersama para penyuluh dan satgas ketahanan pangan se-Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang berlangsung di Eastern Hotel pada Sabtu pagi itu dihadiri ratusan peserta dari unsur pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Direktur Perumda Pangan Mandiri Choirul Huda, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Bojonegoro Endang Handayani, serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti.

Selain itu hadir pula Koordinator Penyuluh Pertanian Selvi Virginita Orizanti, Koordinator Penyuluhan Perikanan Julkifli, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Zaenal Fanani, serta Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Catur Rahayu.

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada upaya mendorong swasembada dan ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor pertanian dan perikanan. Program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah pusat diharapkan dapat berjalan maksimal hingga tingkat daerah.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara para penyuluh dengan pemangku kebijakan. Berbagai isu mulai dari peningkatan produksi pertanian, penguatan ketahanan pangan, hingga pemberdayaan sektor perikanan menjadi topik utama pembahasan.

Eko Wahyudi menegaskan, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara DPR RI, kementerian, dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pangan nasional.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para penyuluh menjadi kunci agar program swasembada pangan dapat tercapai,” ujar Eko Wahyudi.

Ia juga menyoroti pentingnya hilirisasi produk pertanian agar hasil produksi masyarakat dapat terdata dan dikelola secara optimal.

“Produk-produk pertanian harus bisa terdata dengan baik sehingga pengelolaannya lebih maksimal dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, silaturahmi dan konsolidasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para penyuluh di lapangan,” kata Nurul Azizah.

Ia berharap setiap program terkait ketahanan pangan dapat dijalankan secara terkoordinasi serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara seluruh pihak terkait sehingga target swasembada pangan nasional dapat tercapai sesuai harapan pemerintah. (nat/im)