TUBAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur lingkar Tuban, Jumat petang, melibatkan sebuah truk gandeng bernomor polisi B-8293-UD. Truk yang mengangkut ribuan lembar kaca itu terguling setelah mengalami pecah ban saat melintas di jalan menurun.
Truk yang dikemudikan Candra Pratama tersebut diketahui melaju dari arah timur menuju barat. Saat berada di turunan, ban gandengan bagian depan sebelah kiri tiba-tiba meletus, menyebabkan kendaraan oleng dan tidak dapat dikendalikan.
“Posisi jalan menurun, tiba-tiba ban depan kiri meletus. Truk langsung oleng dan saya tidak bisa mengendalikan,” ujar Candra Pratama, sopir truk.
Kendaraan baru berhenti setelah terguling di tepi jalan dan menghantam tiang penerangan jalan umum hingga mengalami kerusakan.
Muatan truk menjadi bagian yang paling terdampak. Ribuan lembar kaca yang diangkut pecah berkeping-keping dan berserakan hingga menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas karena material kaca yang tajam membahayakan pengguna jalan.
“Muatan kaca pecah semua, berserakan di jalan. Saya bersyukur tidak sampai mengenai pengguna jalan lain,” tambah Candra.
Petugas dari Polres Tuban bersama personel pemadam kebakaran dan dibantu warga sekitar langsung melakukan evakuasi. Proses pembersihan dilakukan menggunakan peralatan seadanya serta semprotan air guna mengurangi risiko bahaya dari pecahan kaca.
Salah satu petugas di lokasi menyebutkan bahwa penanganan difokuskan pada pembersihan jalan agar kembali aman dilalui.
“Kami segera membersihkan pecahan kaca karena sangat berbahaya. Prioritas utama adalah mengamankan jalur agar lalu lintas kembali normal,” ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp20 juta.
Saat ini, kasus kecelakaan telah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Tuban untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan penyebab pasti pecahnya ban yang memicu kecelakaan. (dzik/im)

