Iklan Beranda

Sabtu, 13 Juni 2026, 16:33 WIB
Last Updated 2026-06-15T09:33:22Z
TubanViewerViral

Aleksandria Zelviera, Semifinalis Duta Cung Nduk yang Berprestasi dan Peduli Sesama


TUBAN - Di usia 17 tahun, Aleksandria Zelviera atau yang akrab disapa Aleksa telah menunjukkan berbagai prestasi sekaligus kepedulian sosial yang menginspirasi. Siswi kelas XI SMAN 2 Tuban ini tidak hanya aktif di bidang akademik, tetapi juga mengembangkan bakatnya di dunia modeling, seni, dan public speaking.

Sejak usia dini, Aleksa telah mengikuti berbagai kompetisi dan berhasil meraih sejumlah prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional, khususnya dalam bidang modeling. Untuk mengembangkan potensinya, ia terus mengasah berbagai kemampuan mulai dari catwalk, menyanyi, public speaking, critical thinking, leadership, hingga editing video.

Semangat belajar yang tinggi dan kemampuan berkomunikasi yang baik menjadi modal utama Aleksa dalam meraih berbagai pencapaian. Di balik aktivitasnya yang padat, ia juga memiliki cita-cita mulia, yakni menjadi seorang dokter agar dapat mengabdi kepada masyarakat.

Guru Kimia SMAN 2 Tuban, Nurul Aeni, menilai Aleksa sebagai sosok pelajar yang rendah hati, mudah bergaul, serta memiliki hubungan yang baik dengan teman-temannya. Dalam kegiatan belajar mengajar, Aleksa juga dikenal sebagai siswa yang rajin dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

"Aleksa merupakan siswa yang humble, mudah bergaul, dan memiliki semangat belajar yang baik. Ia juga bertanggung jawab terhadap tugas-tugas sekolah. Kami berharap cita-citanya menjadi dokter dapat terwujud," ujar Nurul Aeni.

Selain aktif dalam dunia pendidikan dan berbagai kompetisi, Aleksa juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan rutin di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Tuban.

Di tempat tersebut, Aleksa berinteraksi, bermain, dan belajar bersama para penerima manfaat. Ia juga terlibat dalam kegiatan membatik yang mendapat sambutan hangat dari anak-anak. Baginya, kegiatan sosial menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

"Kegiatan sosial ini menjadi salah satu cara saya untuk belajar mengabdi kepada masyarakat. Dengan berinteraksi dan belajar bersama teman-teman di sini, saya bisa melatih rasa empati yang nantinya juga penting dalam mewujudkan cita-cita menjadi dokter," kata Aleksa.

Kegiatan sosial yang dilakukan Aleksa bukanlah yang pertama. Ia telah beberapa kali berkunjung ke UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Tuban untuk berbagi pengalaman dan belajar bersama anak-anak. Suasana akrab dan penuh kebersamaan selalu terlihat dalam setiap kunjungannya.

Kepala UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Tuban, Nugroho Ariadi, mengatakan kehadiran Aleksa mendapat respons positif dari para penerima manfaat maupun pendamping. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Aleksa tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, tetapi juga menjadi motivasi bagi mereka.

"Aleksa sudah beberapa kali datang untuk berinteraksi dan belajar bersama anak-anak, termasuk melalui kegiatan membatik. Kehadirannya selalu disambut antusias dan diharapkan dapat memberikan keterampilan baru sekaligus motivasi bagi mereka," ungkap Nugroho Ariadi.

Prestasi yang dimiliki serta kepedulian sosial yang terus ditunjukkan menjadi bekal bagi Aleksa dalam menjalani perannya sebagai semifinalis Duta Cung Nduk Tuban. Sosoknya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (dzik/*)