NGAWI - Duel sesama tim asal Papua tersaji dalam lanjutan Grup V Liga 4 Nasional di Stadion Ketonggo, Ngawi. Pertandingan mempertemukan Persiker Keerom melawan Persipani Paniai dalam laga yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dan berupaya membongkar pertahanan lawan. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang pertandingan, baik pada babak pertama maupun babak kedua.
Memasuki penghujung laga, kedua tim masih belum mampu mencetak gol. Pertandingan pun memasuki masa tambahan waktu selama empat menit. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Persipani Paniai berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang tercipta pada detik-detik akhir pertandingan.
Gol tersebut menjadi petaka bagi Persiker Keerom. Kondisi fisik pemain yang mulai menurun serta berkurangnya konsentrasi di lini belakang dimanfaatkan dengan baik oleh Persipani untuk mencetak gol kemenangan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Asisten Pelatih Persiker Keerom, Gabriel Lidel, mengakui para pemain mengalami kelelahan setelah menjalani jadwal pertandingan yang cukup padat. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan timnya yang mampu menembus putaran 32 besar Liga 4 Nasional dengan mayoritas pemain berasal dari Kabupaten Keerom.
"Para pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan. Kondisi fisik memang cukup terkuras karena waktu pemulihan relatif singkat. Namun kami tetap bersyukur bisa mencapai babak 32 besar dengan mayoritas pemain merupakan putra daerah Keerom," ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Persipani Paniai, Jimmy Iro Saputro, menyebut kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dan tim ofisial yang terus berjuang hingga menit terakhir.
"Pertandingan berjalan sangat sengit. Saya berterima kasih kepada seluruh pemain dan ofisial yang telah bekerja keras. Kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya," kata Jimmy.
Ia menambahkan, timnya kini mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi laga terakhir Grup V melawan tuan rumah Persinga Ngawi.
Kemenangan atas Persiker Keerom membuat Persipani Paniai mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Raihan tersebut memastikan tim asal Papua Tengah itu lolos ke babak 16 besar Liga 4 Nasional.
Sementara itu, Persiker Keerom masih memiliki peluang memperbaiki posisi klasemen pada laga terakhir saat menghadapi Porsiba FC Tanjung Enim di Stadion Pangeran Timur, Kabupaten Madiun. (ito/im)

