NGANJUK - Seorang ibu muda bernama Dela Margaretha (20), warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di area jalan dekat persawahan desa setempat, Jumat malam sekitar pukul 19.30 WIB. Korban diduga menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar. Korban ditemukan tergeletak di tepi jalan dengan sejumlah luka akibat senjata tajam. Warga yang pertama kali menemukan korban langsung memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Kepala Desa Sonobekel, Sentot Rudi Prastiyono, mengatakan sebelum kejadian sejumlah warga sempat melihat dua sepeda motor melintas menuju arah korban di kawasan jalan persawahan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga telah dibuntuti oleh pelaku sebelum insiden terjadi.
"Sebelum kejadian, ada warga yang melihat dua sepeda motor menuju ke arah korban di jalan area persawahan. Tidak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong dari lokasi kejadian," ujar Sentot.
Mendengar teriakan tersebut, warga yang saat itu sedang berada di teras rumah langsung bergegas menuju sumber suara. Setibanya di lokasi, mereka menemukan korban tergeletak di tanah dengan kondisi terluka dan darah berceceran di sekitar tempat kejadian.
Korban diketahui mengalami tiga luka bacok, yakni satu luka pada bagian kepala dan dua luka pada tangan kiri. Warga kemudian mengevakuasi korban ke teras rumah terdekat sebelum mendapatkan penanganan medis.
"Korban ditemukan dalam kondisi terluka cukup parah. Warga kemudian segera mengevakuasi dan memberikan pertolongan sebelum dibawa ke rumah sakit," tambahnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi-saksi. Polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta mengidentifikasi pelaku pembacokan.
Saat ini, Dela Margaretha masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Nganjuk. Sementara itu, kasus dugaan pembacokan tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (syar/im)

