Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Jumat, 26 Juni 2026, 13:43 WIB
Last Updated 2026-06-26T08:43:10Z
Politik | PemerintahanTubanViewerViral

Menteri ESDM Bahlil Resmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban


TUBAN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, meresmikan Mini LNG Plant milik PT Sumber Aneka Gas di Kabupaten Tuban, Kamis sore. Peresmian fasilitas tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi untuk mendukung ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Setibanya di lokasi, Bahlil Lahadalia disambut jajaran direksi PT Sumber Aneka Gas sebelum memasuki ruang utama acara peresmian.

Dalam sambutannya, Menteri ESDM menegaskan bahwa pengoperasian kilang LNG mini tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan nilai tambah sumber daya gas bumi di dalam negeri.

"Peresmian kilang ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian nasional," ujar Bahlil Lahadalia.

Sebagai tanda resmi beroperasinya fasilitas tersebut, Bahlil menandatangani prasasti peresmian yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke area kilang.

Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp1,1 triliun dan mampu menyerap lebih dari 330 tenaga kerja. Fasilitas ini memperoleh pasokan gas dari Lapangan Sumber milik PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java hingga tahun 2035, dengan kapasitas pasokan sebesar 15 MMSCF per hari.

Selain memproduksi Liquefied Natural Gas (LNG), kilang ini juga menghasilkan Liquefied Petroleum Gas (LPG), kondensat, karbon dioksida (CO₂) cair, serta Compressed Natural Gas (CNG). Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung rantai pasok LNG berbasis transportasi darat.

Usai prosesi peresmian, Menteri ESDM meninjau langsung berbagai fasilitas produksi. Mengenakan alat pelindung diri berupa seragam dan helm proyek, Bahlil memastikan kesiapan operasional serta teknologi yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dan operasional.

Menurutnya, keberadaan Mini LNG Plant di Tuban diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan gas bumi secara optimal, memperkuat pasokan energi nasional, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Selain itu, kepastian regulasi terkait pengelolaan sumur bor masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha yang bergerak di sektor energi. (dzik/im)