BOJONEGORO - Sebuah gudang penyimpanan barang bekas di lingkungan SMK Negeri 1 Baureno, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, terbakar pada Senin petang. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke ruang-ruang kelas di kompleks sekolah.
Gudang berukuran sekitar 5 x 8 meter tersebut dilaporkan mulai terbakar sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menerima laporan, Pos Pemadam Kebakaran Baureno langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam yang dibantu satu unit Fire Dome dari Pos Sumberrejo untuk melakukan pemadaman.
Petugas berhasil mengendalikan api sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan sekolah lainnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Akibat peristiwa tersebut, bangunan gudang beserta barang-barang bekas yang disimpan di dalamnya mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengatakan keberhasilan petugas mengendalikan api telah menyelamatkan aset sekolah dengan nilai yang jauh lebih besar.
"Api berhasil kami lokalisasi sehingga tidak merambat ke ruang kelas. Bangunan sekolah beserta isinya yang diperkirakan bernilai sekitar Rp1 miliar dapat diselamatkan. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan," ujar Siswoyo.
Selain memadamkan api, petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat maupun pengelola fasilitas umum agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama saat memasuki musim kemarau. Cuaca panas dan kondisi lingkungan yang kering dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran, sehingga langkah pencegahan menjadi sangat penting untuk meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar. (edo/im)

