Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 13 Juli 2026, 14:24 WIB
Last Updated 2026-07-14T07:24:13Z
KebakaranNganjukPojok PituViewerViral

Rumah dan Kandang di Gondang Nganjuk Ludes Terbakar, 12 Kambing dan 25 Unggas Mati Terpanggang


NGANJUK - Sebuah rumah beserta kandang ternak milik Sumini (55), warga Desa Pulo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan puluhan hewan ternak mati terpanggang dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp75 juta.

Api dengan cepat membesar karena rumah korban sebagian besar berbahan kayu jati. Kobaran api kemudian merembet ke kandang yang berada menyatu dengan bangunan rumah sehingga sulit dikendalikan.

Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 12 ekor kambing dan 25 ekor unggas milik korban tidak sempat diselamatkan dan mati terpanggang.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk, Ardiansyah, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan kebakaran yang dipicu oleh lampu ublik atau lampu minyak yang terjatuh hingga menyebabkan bahan bakar minyak tumpah dan memicu kobaran api.

"Dugaan sementara, sumber api berasal dari lampu ublik yang terjatuh sehingga bahan bakarnya tumpah dan memicu kebakaran. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang mengikuti pengajian di desa setempat," ujar Ardiansyah.

Ia menjelaskan, tidak ada seorang pun berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi karena seluruh penghuni sedang menghadiri kegiatan pengajian di wilayah setempat. Kondisi tersebut membuat api baru diketahui setelah kobaran sudah membesar.

Untuk memadamkan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi. Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Beruntung, petugas berhasil mencegah api merambat ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi sehingga kebakaran tidak meluas.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun selain menghanguskan rumah dan kandang, kebakaran juga menyebabkan seluruh ternak milik korban mati sehingga total kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan lampu berbahan bakar minyak maupun sumber api lainnya, terutama saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (syar/im)