NGANJUK - Sebuah rumah milik Siti Maesaroh, 61 tahun, warga Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ploso, Kecamatan Kota Nganjuk, Jawa Timur, ludes dilalap api. Kebakaran diduga bermula saat korban membakar ranting dan sampah kering di bagian belakang rumah, kemudian meninggalkan lokasi pembakaran.
Peristiwa tersebut bermula ketika Siti sedang membersihkan bagian belakang rumah. Karena terdapat pohon dan sejumlah ranting kering, ia kemudian membakar ranting-ranting tersebut.
Namun, saat api masih menyala, Siti meninggalkan lokasi pembakaran dan menuju bagian depan rumah untuk membersihkan halaman. Sekitar 15 menit kemudian, api diduga menjalar hingga ke bagian dapur.
Kobaran api semakin membesar dan membakar bagian dapur yang di dalamnya terdapat sebuah sepeda motor. Api kemudian menyambar jendela lantai dua dan merembet ke dua kamar yang berada di lantai atas.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Petugas langsung naik ke lantai dua dan menyemprotkan air ke titik api untuk mencegah kobaran merembet ke kamar lainnya. Sementara petugas lain fokus memadamkan api yang membakar bagian dapur.
Setelah sekitar setengah jam berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
Kasi Ops Damkar MAT Nganjuk, Roby Widodo, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah maupun ranting kering.
“Kami mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat membakar sampah. Jangan ditinggal begitu saja, karena api bisa dengan cepat merambat dan menyebabkan kebakaran yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar Roby Widodo.
Menurut Roby, pembakaran sampah seharusnya dilakukan di tempat yang aman dan jauh dari benda-benda yang mudah terbakar. Api juga harus terus diawasi hingga benar-benar padam.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan bagian rumah dan sejumlah barang di dalamnya terbakar.
Hingga berita ini ditayangkan, kerugian material akibat kebakaran tersebut masih belum dapat ditaksir oleh pihak berwenang. (syar/im)

