Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 25 Agustus 2026, 16:26 WIB
Last Updated 2026-08-25T09:26:48Z
Pojok PituViewerViral

Meriah, Warga Nganjuk Berebut Jajanan hingga Peralatan Rumah Tangga dalam Tradisi Maulid Nab


NGANJUK - Suasana meriah mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Senin malam (24/8/2026).

Ratusan warga setempat menggelar tradisi syukuran yang cukup unik. Warga berebut berbagai bingkisan yang digantung di atas tali, mulai dari jajanan pasar, sayur-mayur, mi instan hingga sejumlah peralatan rumah tangga. Panitia juga menyebarkan uang koin kepada warga yang berkumpul di lokasi.

Tradisi tersebut digelar tepat di halaman musala setempat dan diikuti ratusan warga. Acara diawali dengan pembacaan sholawat, doa bersama, serta tausiyah dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Setelah rangkaian doa dan tausiyah selesai, acara dilanjutkan dengan tradisi berebut bingkisan. Aneka hadiah sebelumnya telah dipersiapkan dan digantung pada tali panjang yang membentang di atas lokasi acara.

Isi bingkisan yang digantung pun beragam. Mulai dari bungkusan jajanan pasar, sayur-mayur, mi instan hingga berbagai peralatan rumah tangga.

Tidak hanya bingkisan, panitia juga menyebarkan uang koin atau uang receh ke tengah kerumunan warga.

Begitu aba-aba dimulai, warga langsung berusaha mendapatkan bingkisan yang telah digantung. Suasana pun sontak berubah menjadi riuh. Tawa dan sorak-sorai warga terdengar saat mereka berebut mendapatkan hadiah.

Tradisi tersebut menjadi salah satu bentuk syukuran warga dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang telah dilakukan secara turun-temurun.

Tokoh masyarakat setempat, Ikhwan, mengatakan tradisi tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi warga. Menurutnya, kegiatan itu merupakan wujud rasa syukur sekaligus sarana berbagi rezeki kepada masyarakat.

“Tradisi syukuran Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai wujud syukur dan berbagi rezeki. Kami ingin semua warga, terutama anak-anak, ikut merasakan kegembiraan dan mendapatkan berkah dari kegiatan ini,” ujar Ikhwan.

Menurut Ikhwan, tradisi tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan kebersamaan antarwarga Dusun Kepuhtelu.

Kemeriahan tradisi berebut bingkisan pun menjadi daya tarik tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi di dusun tersebut. Warga dari berbagai usia ikut berkumpul dan menikmati rangkaian acara hingga selesai.

Warga berharap tradisi syukuran Maulid Nabi seperti ini dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tradisi tersebut juga dinilai mampu mempererat kebersamaan dan menjaga semangat gotong royong masyarakat Dusun Kepuhtelu. (syar/im)