Iklan Beranda

jtvbojonegoro
Selasa, 25 Agustus 2026, 15:19 WIB
Last Updated 2026-08-25T09:19:23Z
Kabar ApikViewerViral

Ketua DPRD Bojonegoro Dorong Penguatan Pendidikan dan Keagamaan di Tengah Pesatnya Modernisasi


KABAR APIK - Perkembangan teknologi dan penggunaan media digital yang semakin pesat dinilai perlu diimbangi dengan penguatan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar dalam kegiatan reses masa sidang kedua.

Kegiatan reses digelar pada Selasa pagi di kediaman Abdullah Umar, Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Kepohbaru, Baureno, dan Kanor.

Dalam kegiatan tersebut, Abdullah Umar, S.Pd., selaku Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, bersama Wakil Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bojonegoro KH Hamim Sanadi, Ketua DPAC PKB Baureno Haji Muslih Usman, serta sejumlah perwakilan masyarakat, membahas berbagai persoalan dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Yalal Wathon dan sholawat Nabi.

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah Umar menyoroti perkembangan teknologi dan media digital yang saat ini semakin cepat. Menurutnya, kemajuan teknologi perlu dibarengi dengan penguatan pendidikan dan keagamaan agar masyarakat mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.

“Perkembangan teknologi dan media digital harus kita ikuti dengan penguatan pendidikan dan keagamaan. Masyarakat harus mampu menghadapi modernisasi, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai pendidikan dan agama,” ujar Abdullah Umar.

Menurut Abdullah, penguatan pendidikan dan keagamaan menjadi penting di tengah semakin luasnya penggunaan media digital. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai informasi serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Selain membahas dampak modernisasi, kegiatan reses juga menjadi momentum untuk meninjau kembali berbagai program dan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan pada kegiatan reses sebelumnya.

Sejumlah aspirasi dari berbagai sektor disebut telah maupun sedang dalam proses pelaksanaan. Aspirasi tersebut di antaranya berkaitan dengan sektor pertanian, pendidikan, dan keagamaan.

Pembahasan mengenai tindak lanjut aspirasi tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan tidak berhenti pada proses penyerapan, tetapi terus mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah maupun DPRD.

Abdullah Umar menegaskan, reses menjadi salah satu sarana penting bagi anggota DPRD untuk turun langsung bertemu masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, wakil rakyat dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memantau perkembangan aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan.

“Reses ini tidak hanya untuk menyerap aspirasi baru, tetapi juga melihat kembali aspirasi yang sebelumnya sudah disampaikan. Beberapa di antaranya sudah dan sedang dalam proses pelaksanaan, termasuk di bidang pertanian, pendidikan, dan keagamaan,” jelas Abdullah.

Melalui kegiatan reses tersebut, Abdullah Umar kembali mendorong agar perkembangan modernisasi dapat berjalan seiring dengan penguatan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan.

Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, pendidikan dan nilai keagamaan dinilai menjadi pondasi penting agar masyarakat tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak.

Dengan demikian, kemajuan teknologi dan media digital diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengesampingkan nilai-nilai pendidikan, sosial, dan keagamaan yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. (red/*)