Iklan Beranda

jtvbojonegoro
Senin, 31 Agustus 2026, 09:53 WIB
Last Updated 2026-08-31T06:43:23Z
Edukasi | BudayaKabar ApikViewerViral

Usung Filosofi Majapahit dan Industri Modern, SIG Semarakkan TSNC 2026 di Tuban


KABAR APIK - Gelaran Tuban Specta Night Carnival (TSNC) 2026 mengubah pusat Kota Tuban menjadi lautan cahaya dan kreativitas. Ribuan warga memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan penampilan puluhan kontingen yang unjuk kreasi.

Dari 20 kontingen yang ambil bagian, kreasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG turut menyita perhatian masyarakat. Menggabungkan filosofi sejarah Majapahit, kekayaan alam, serta simbol industri modern, SIG membawa pesan tentang semangat untuk terus melangkah maju tanpa melupakan akar budaya.

Sabtu malam, kawasan Alun-Alun Kabupaten Tuban berubah menjadi panggung kemewahan visual. Ribuan warga memadati rute karnaval yang membentang dari kawasan alun-alun hingga GOR Rangga Jaya Anoraga.

Sebelum berbagai kostum dan maskot melintas di hadapan penonton, kemeriahan terlebih dahulu dibuka dengan pertunjukan tari-tarian serta lantunan musik hiburan.

Sebanyak 20 kontingen dari berbagai elemen, mulai dari pelajar, pemerintah desa, komunitas, hingga BUMN, turut menyemarakkan parade tahunan tersebut.

Salah satu yang menjadi perhatian penonton adalah kontingen PT SIG. Mengusung tema “Tatag, Teteg, Tutug”, SIG menampilkan sebuah karya yang menjadi daya tarik utama berupa monumen gajah raksasa berbahan anyaman kawat besi yang dihiasi lilitan lampu artistik.

Maskot gajah dengan nuansa kerajaan tersebut tampak gagah dan tangguh. Di bagian punggungnya terdapat dua karung semen yang menjadi simbol ketahanan sekaligus perkembangan industri lokal.

Tidak hanya menghadirkan maskot gajah, kontingen SIG juga menampilkan aksi tari kreatif yang dibawakan oleh para karyawan bersama Ikatan Istri Karyawan Semen Indonesia.

Kostum megah yang dikenakan memadukan kebesaran era Majapahit dengan sentuhan elemen industri modern. Perpaduan tersebut sekaligus menyampaikan pesan bahwa kemajuan zaman harus tetap berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan dan akar budaya.

General Manager of Engineering & Maintenance Support Semen Indonesia, Didiet Joko Susilo, menjelaskan filosofi yang diusung dalam TSNC 2026 menjadi gambaran perjalanan Tuban dan Semen Indonesia dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Tema Tatag, Teteg, Tutug ini menggambarkan semangat untuk terus maju, tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan, dan menyelesaikan setiap komitmen hingga tuntas. Kami ingin menunjukkan bahwa kemajuan industri tetap bisa berjalan seiring dengan budaya dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Didiet Joko Susilo.

Menurutnya, keterlibatan SIG dalam karnaval tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi perusahaan dalam menjaga dan mengangkat kekayaan budaya lokal.

Filosofi tersebut menjadi cerminan perjalanan Tuban dan Semen Indonesia untuk terus bertransformasi, menjawab tantangan industri, sekaligus menyelesaikan setiap komitmen pembangunan hingga tuntas.

Keterlibatan berbagai sektor dalam TSNC 2026 juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tuban. Keikutsertaan BUMN seperti SIG dinilai turut meningkatkan kemeriahan sekaligus kualitas penyelenggaraan event tersebut.

Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono mengatakan, kolaborasi berbagai elemen masyarakat, pemerintah, komunitas, pelajar, hingga sektor usaha menjadi salah satu kekuatan dalam penyelenggaraan Tuban Specta Night Carnival.

“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut terlibat, termasuk BUMN seperti SIG. Keterlibatan berbagai sektor ini membuat event semakin meriah dan tentu meningkatkan kelas Tuban Specta Night Carnival,” kata Joko Sarwono.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang rute karnaval. Ribuan warga bahkan bertahan hingga akhir perjalanan untuk menyaksikan seluruh kontingen menampilkan kreasi terbaik mereka.

Tuban Specta Night Carnival 2026 pun tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. Gelaran tersebut menjadi wadah kreativitas sekaligus turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM di Kabupaten Tuban.

Ramainya masyarakat yang datang memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan aktivitas perdagangan selama berlangsungnya event tahunan tersebut.

Dengan perpaduan budaya, kreativitas, industri, dan partisipasi masyarakat, Tuban Specta Night Carnival 2026 menjadi salah satu momentum yang memperlihatkan wajah Tuban sebagai daerah yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. (dzik/nata)