Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 08 September 2026, 17:00 WIB
Last Updated 2026-09-08T10:00:52Z
NganjukPojok PituViewerViral

4.095 Buruh Pabrik dan Petani di Nganjuk Terima BLT DBHCHT Rp900 Ribu


NGANJUK - Sebanyak 4.095 buruh pabrik dan petani di Kabupaten Nganjuk mengantre untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Ribuan penerima bantuan mengantre di halaman Alun-Alun Nganjuk sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp900 ribu.

Tahun ini, nilai bantuan yang diterima masyarakat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu setiap penerima mendapatkan Rp1,2 juta, tahun ini bantuan yang diberikan sebesar Rp900 ribu per orang.

Meski nominal bantuan menurun, warga mengaku BLT tersebut tetap sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka berharap nilai bantuan dapat kembali meningkat pada penyaluran berikutnya.

Salah seorang penerima mengatakan bantuan tersebut cukup berarti bagi masyarakat, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, penurunan nominal bantuan tahun ini tidak lepas dari berkurangnya penerimaan dana cukai yang diterima Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Pada tahun ini, Pemkab Nganjuk menerima dana cukai sebesar Rp20 miliar, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar.

“Penurunan bantuan ini karena penerimaan dana cukai juga mengalami penurunan. Tahun ini Pemkab Nganjuk menerima sekitar Rp20 miliar, sedangkan tahun lalu mencapai Rp30 miliar,” kata Marhaen Djumadi.

Dalam penyaluran kali ini, tercatat sebanyak 27 buruh dari sejumlah pabrik, termasuk pabrik rokok, turut menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp900 ribu.

Pemerintah berharap bantuan yang bersumber dari DBHCHT tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya para buruh dan petani yang menjadi penerima manfaat. (syar/im)