TUBAN - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video sepasang kekasih yang kedapatan bermesraan di fasilitas umum Taman Kota Abipraya, Kelurahan Gedongombo, Kabupaten Tuban. Aksi tersebut menuai sorotan karena dilakukan di ruang publik yang kerap dikunjungi warga, termasuk anak-anak.
Dalam rekaman video amatir yang diambil salah satu pengunjung, terlihat sepasang muda-mudi duduk di bangku taman di tepi jalan raya sambil berpelukan. Kondisi penerangan yang remang-remang serta minimnya penjagaan di lokasi diduga membuat pasangan tersebut leluasa bermesraan di area taman.
Peristiwa itu memicu teguran dari warga yang berada di sekitar lokasi. Teguran tersebut kemudian berujung cekcok mulut antara warga dan pasangan tersebut.
Situasi ini disayangkan karena Taman Kota Abipraya merupakan fasilitas publik yang seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman. Area tersebut juga kerap menjadi tempat bersantai dan bermain bagi keluarga, termasuk anak-anak.
Dion Fajar, salah seorang warga Tuban, menyayangkan perilaku pasangan tersebut di area terbuka yang dapat dilihat pengunjung lain. Ia berharap pemerintah daerah meningkatkan pengawasan dan memperbaiki penerangan taman agar kejadian serupa tidak terulang.
“Namanya taman kota merupakan fasilitas umum yang digunakan banyak orang, termasuk anak-anak. Harapannya, pengawasan bisa ditingkatkan dan penerangan diperbaiki supaya pengunjung merasa nyaman,” ujar Dion Fajar kepada JTV.
Hal senada disampaikan Najih, warga Tuban. Ia mengaku perilaku bermesraan secara berlebihan di ruang publik membuat sebagian pengunjung merasa risih dan tidak nyaman, terlebih bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.
“Kami sebagai warga tentu merasa risih jika ada perilaku seperti itu di tempat umum. Semoga ke depan ada pengawasan yang lebih baik agar taman tetap nyaman untuk semua pengunjung,” ungkap Najih kepada JTV.
Warga juga berharap Pemerintah Kabupaten Tuban segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan Taman Kota Abipraya, terutama terkait penambahan lampu penerangan dan peningkatan penjagaan di kawasan tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai evaluasi dan langkah penanganan untuk mencegah kejadian serupa, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP Kabupaten Tuban, Saefiyudin, belum memberikan tanggapan.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar Taman Kota Abipraya tetap menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (dzik/im)

