Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 19 Oktober 2026, 13:48 WIB
Last Updated 2026-10-19T09:48:40Z
NgawiPojok PituViewerViral

Bus Pariwisata Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Ngawi, Tiga Orang Tewas dan 18 Luka-luka


NGAWI - Kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata Chandra Jaya dan truk tronton terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi Kilometer 551 B, tepatnya di Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Minggu pagi. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 18 orang lainnya mengalami luka-luka.

Petugas Jasa Marga bersama tim evakuasi berupaya mengeluarkan kru bus yang masih terjepit di dalam kabin yang ringsek akibat benturan keras. Ketiga korban meninggal dunia kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi.

Sementara itu, seluruh korban luka dievakuasi ke dua rumah sakit di Kabupaten Ngawi. Sebanyak 14 orang dibawa ke RS Widodo Ngawi, sedangkan empat korban lainnya dirawat di RS Attin Husada Ngawi. Korban luka terdiri atas kru bus, penumpang bus, dan sopir truk tronton.

Sopir bus, Eko Wahyudi, 45 tahun, warga Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, mengatakan dirinya tengah membawa rombongan family gathering karyawan pabrik sepatu dari Mojokerto menuju Yogyakarta menggunakan bus bernomor polisi S 7573 US.

Menurut Eko, bus melaju dari arah Surabaya menuju Solo melalui jalur cepat. Di depannya, sebuah truk yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba berpindah dari jalur lambat ke jalur cepat.

“Saat itu ada truk di depan yang tiba-tiba berpindah jalur. Saya berusaha menghindar dengan membanting setir ke kiri, tetapi ternyata ada truk tronton yang sedang berhenti untuk mengganti ban,” ujar Eko Wahyudi kepada JTV.

Namun, upaya menghindar tersebut justru membuat bus menabrak truk tronton bernomor polisi B 9192 WT yang sedang berhenti di jalur lambat. Sejumlah kru truk diketahui tengah mengganti ban ketika tabrakan terjadi.

Salah seorang penumpang bus, Fina, turut menjadi saksi dalam kecelakaan tersebut. Benturan keras menyebabkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Tiga orang meninggal dunia dalam insiden ini. Dua di antaranya merupakan kru truk tronton, yakni Yosep Riyanto, 24 tahun, warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dan Alfred, 28 tahun, warga Flores. Satu korban lainnya merupakan penumpang bus bernama Iskhak, 43 tahun, warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara sementara menunjukkan bus bergerak ke kiri sebelum menabrak truk yang sedang berhenti untuk mengganti ban.

“Dari hasil olah TKP sementara, bus oleng ke kiri dan menabrak truk tronton yang sedang berhenti di jalur lambat untuk mengganti ban. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami,” jelas Iptu Agus Harianto kepada JTV.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang dan melukai 18 orang tersebut. (ito/im)