Iklan

Sketsa Bengawan
Saturday, August 6, 2022, 15:05 WIB
Last Updated 2022-08-06T08:05:45Z
JombangPojok PituViewerViral

Menikmati Wisata Kuliner Tempo Dulu di Pasar Barongan Jombang


JOMBANG - Wisata baru Pasar Barongan di Kabupaten Jombang menawarkan sensasi kuliner ala tempo dulu. Selain menyajikan menu makanan kuno transaksi pembelian juga tidak menggunakan mata uang rupiah. Seluruh pembelian cukup menggunakan alat tukar lempengan bambu dari panitia.

Pasar Barongan Kali Gunting ini berada di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Baru dibuka pertama kali pada Sabtu pagi (06/08/2022) wisata kuliner disini langsung diserbu warga. Setiap pengunjung yang masuk harus melewati pintu untuk bisa melakukan transaksi.

Pasalnya, pasar ala tempo dulu ini hanya melayani pembelian dengan lempengan bambu yang sudah di stempel panitia. Di dalam pasar aneka menu tersedia. Salah satunya adalah minuman kopi rempah.

Minuman yang disajikan dalam kuali berbahan tanah berjejer areka rempah siap olah. Pengunjung yang masuk tinggal memilih rempah yang dinginkan. Selain itu, aneka jajanan tempo dulu juga banyak ditemui di wisata baru ini.

“Sangat menikmati suasana tempo dulu di  pasar barongan ini. Apalagi aneka jajanan dan makanan tempo dulunya rasanya sangat original dan menarik. Pembayarannya juga mengingatkan kita tentang masa lampau,” Tutur Sisie Makalo, salah satu pengunjung.

Sementara itu, Lintu Tulistyantoro, Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat UK Petra Surabaya mengatakan, sengaja membentuk pasar barongan untuk menindaklanjuti program pendampingan yang sudah dilakukannya. Pasar ini menyuguhkan wisata kuliner tempo dulu.

“Lokasi rerimbunan pohon bambu dipadu dengan aneka menu unik ini kami harapkan bisa menjadi alternatif pilihan wisata baru di Jombang,” Jelas Lintu  Tulistyantoro.

Pengelola pasarpun memastikan tidak ada pemakaian plastik, pewarna makanan dan zat berbahaya lainnya. Konsep kembali ke alam menjadi inisiasi dari pasar yang rencana dibuka hanya satu bulan sekali.

“Kami pastikan makanan dan minuman disini aman dari pewarna dan zat berbahaya. Selain itu, seluruh penyedia makanan dan jajanan tempo dulu disini adalah warga sekitar,” Imbuh Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat UK Petra Surabaya.

Lokasi bambu yang dikeliling aliran Sungai Gunting menjadikan suasana lokasi sejuk dan rindang. Sambil menikmati makanan dan iringan lagu jawa wisata ini diharapkan bisa menjadi sumber tambahan ekonomi warga setempat. (ful/rok)