Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Rabu, 21 September 2022, 15:26 WIB
Last Updated 2022-09-22T04:28:44Z
BojonegoroPotensi DaerahViewerViral

Musim Panen, Petani di Bojonegoro Keluhkan Harga Cabai Anjlok


BOJONEGORO - Para petani cabai merah besar di Kabupaten Bojonegoro, mengeluhkan anjloknya harga cabai secara drastis pada musim panen kali ini. Kondisi tersebut salah satu dirasakan para petani di Desa Panemon, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (21/09/2022).

Harga cabai merah besar yang terus merosot pada musim panen raya kali ini, membuat para petani setempat resah dan mengeluh. Ancaman kerugian yang besar membuat petani khawatir tidak dapat balik modal, terutama untuk pembelian pupuk, benih maupun perawatan selama masa cocok tanam lalu.

Menurut salah satu petani cabai merah besar di desa setempat, Lasiyo, saat ini harga cabai merah besar di tingkat petani hanya berkisar 20 ribu rupiah per kilogram, atau turun drastis dibanding awal panen lalu, yang mencapai kisaran harga 50 ribu rupiah per kilogramnya. Namun, ia tidak mengetahui pasti penyebab anjloknya harga ini.

“Nggak tahu apa penyebabnya, yang pasti harganya jauh jika dengan musim panen lalu,” jelasnya kepada JTV.

Harga cabai terus merosot ketika memasuki pemetikan kelima atau puncak masa panen. Kondisi ini, membuat petani setempat mengeluh. Sebab, harus menanggung resiko kerugian yang cukup besar.

Padahal menurutnya, kualitas hasil panen musim ini, tergolong cukup baik, serta minim dari gangguan hama. Hal ini, dibuktikan dengan buah cabai yang tidak mudah rontok maupun membusuk. Sekali petik, untuk lahan seluas 100 meter persegi.

“Musim ini mampu menghasilkan rata-rata hingga delapan karung cabai kualitas terbaik,” terangnya.

Namun karena harga jual cabai yang rendah. Membuat petani resah. Mereka khawatir kondisi tersebut akan terus berlanjut, sehingga dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

“Yang dikhawatirkan ya itu mas, harga ini terus anjlok sehingga kami rugi besar,” ungkapnya.

Para petani mengaku hanya dapat pasrah. Mereka berharap pemerintah turun tangan, sehingga harga cabai merah besar kembali stabil, setidaknya bertahan dikisaran harga 30 ribu perkilogram, agar tidak membuat petani semakin merugi. (lim/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News