Iklan Beranda

Redaksi JTV
Kamis, 13 Oktober 2022, 16:18 WIB
Last Updated 2022-10-13T09:26:23Z
Potensi DaerahTubanViewerViral

Pemuda di Tuban Hasilkan Cuan Jutaan Perbulan dari Lukis Sepatu


TUBAN - Hobi melukis sepatu membuat seorang pemuda asal Dusun Kemuning, Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, meraup cuan jutaan rupiah tiap bulannya. Pekerjaan sampingan memperindah sepatu dengan berbagai gambar tersebut, kini menjadi tren dan banyak dipesan warga lokal, maupun luar daerah. 

Pemuda 24 tahun tersebut adalah Mohammad Romly. Disela-sela mengelola usaha warung kopi, Romly selalu disibukkan menyelesaikan sejumlah pesanan melukis sepatu dari para pelanggan. Usaha sampingan ini, sudah ia tekuni sejak awal tahun 2022 lalu. 

Sejak kecil, Romly memang dikenal memiliki hobi melukis. Media yang digunakan beragam, mulai kertas, kanvas, hingga sepatu. Bahkan Romly kerap melukis sepatu yang dipakai sendiri dengan berbagai gambar unik dan menarik.

Namun, kebiasaan ini justru menarik perhatian teman-temannya. Mereka mulai tertarik meminta tolong sepatunya dilukis berbagai gambar agar lebih indah. Jasa melukis sepatu ini awalnya sukarela alias diberi imbalan suka-suka.

Seiring waktu berjalan, Romly mulai serius menekuni usaha melukis sepatu. Memanfaatkan media sosial, Romly menawarkan jasanya. Diluar dugaan, pesanan datang silih berganti. Tak hanya warga lokal, pelanggan jasanya juga datang dari luar daerah seperti Surabaya.

“Pemasaran lewat medsos dan minta promosin temen. Pembeli sementara dari Tuban sampai Surabaya,” jelas Romly saat ditemui JTV, Kamis (13/10/2022).

Memanfaatkan kamar sebagai tempat kerjanya, Romly hanya membutuhkan waktu empat jam untuk menyelesaikan lukisan sepasang sepatu. Namun, tak semua jenis sepatu dapat dilukis, melainkan hanya yang berbahan kulit, kanvas, suade, serta mesh.

Sepatu lukis seperti ini mulai menjadi tren dan banyak digemari anak-anak muda. Dalam sebulan, sedikitnya dua puluh pasangan sepatu diterima Romly. 

“Sebulan biasanya 20an pesanan. Kalau tarif mulai dari 100 hingga 400 ribu, Tergantung seberapa sulit dan banyaknya gambar,” tutupnya. (dzi/rok)