Iklan

Redaksi JTV
Sabtu, 07 Januari 2023, 16:21 WIB
Last Updated 2023-01-07T09:21:01Z
Hukum | PeristiwaTubanViewerViral

Jaga Padi Saat Hujan Deras, Petani di Tuban Tewas Tersambar Petir

Warga mengevakuasi petani di Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, yang meninggal dunia usai tersambar petir di areal persawahan setempat, Jumat (06/01/2023) sore.
TUBAN - Warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, pada Jumat (06/01/2023) sore, digemparkan dengan meninggalnya Suyono, di areal persawahan desa setempat. Pria berusia 63 tahun tersebut, diketahui meninggal dunia akibat tersambar petir.

Kejadian bermula saat korban sedang menunggu padi di sawah bersama petani lainnya. Saat itu, tiba-tiba turun hujan lebat disertai petir. Melihat kondisi cuaca, korban berencana pulang. 

“Saat itu, korban sedang berjaga padi di sawah dari serangan burung bersama petani lain. Terus kemudian turun hujan disertai petir. Petani lain berteduh, sedangkan korban memaksa langsung pulang,” jelas Kanit Reskrim Polsek Tambakboyo, Tuban, Iptu Arif Nugroho kepada JTV, Sabtu (07/01/2023).

Aksi nekat korban, sempat ditegur para petani lainnya dan meminta korban ikut berteduh di gubuk bersama mereka sembari menunggu hujan reda. Namun, ajakan tersebut tak diindahkan dan korban tetap memaksa pulang. 

“Sudah dinasehati petani lain agar berteduh dulu digubuk. Jadi saat di persawahan akan pulang itu, korban tersambar petir dan langsung meninggal dunia,” ungkap Iptu Arif Nugroho.

Dalam perjalanan pulang, korban tersambar petir dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kepolisian dan warga sempat melarikan korban ke puskesmas untuk memastikan kondisinya. 

“Setelah dipastikan meninggal, korban kemudian dibawa ke rumah duka,” imbuh Kanit Reskrim Polsek Tambakboyo.

Arif menambahkan, diduga korban tersambar petir akibat pancaran sinyal handphone yang ditaruh di sakunya. 

“Jadi disaku celana korban ditemukan HP. Kemungkinan besar karena sinyal HP itu, petir menyambar,” tutupnya. (dzi/rok)