Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 13 Juni 2023, 15:22 WIB
Last Updated 2023-06-15T07:22:28Z
JombangPojok PituPotensi DaerahViewerViral

Perajin Tasbih Manik-Manik di Jombang Kebanjiran Pesanan Jamaah Haji


JOMBANG - Sejumlah perajin tasbih manik-manik di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, terus menggenjot produksi akibat kebanjiran pesanan. Para pekerja terlihat sibuk merangkai manik-manik dalam rangkaian benang sesuai ukuran pemesannya.

Butiran-butiran manik dides ini, dihasilkan dari limbah kaca yang dibakar hingga meleleh diatas panas api 200 celcius. Setelah meleleh dan berbentuk menyerupai lidi panjang, baru dicetak dengan dipanaskan api.

Cetakan butiran, akan menentukan motif hingga ukurannya. Terakhir, baru dihaluskan dengan mesin sederhana secara manual.

Pemilik kerajinan tasbih, Nur Wahid, mengatakan, musim haji tahun ini, permintaan tasbih mengalami peningkatan. Tidak hanya pembeli lokal, pembeli juga berasal dari mancanegara.

“Dibandingkan saat musim corona, kenaikannya sudah mencapai 50 persen,” ungkapnya kepada JTV, Selasa (13/06/2023).

Sementara itu, para jamaah haji mancanegara banyak memburu tasbih motif etnik yang dianggap memiliki petuah sesuai dengan asal daerah masing-masing. Sementara jamaah haji lokal, lebih banyak memesan tasbih biasa.

“Tahun ini, permintaan terus berdatangan karena banyaknya jumlah jamaah haji yang berangkat ke tanah suci,” imbuh Nur Wahid.

Lanjutnya, untuk harga tasbih etnik berkualitas tinggi dipatok harga 150 ribu rupiah perbijinya. Sedangkan tasbih lokal dijual dengan harga 10 ribu rupiah. (ful/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News