Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 31 Juli 2023, 16:45 WIB
Last Updated 2023-07-31T09:45:43Z
Hukum | PeristiwaLamonganViewerViral

Puluhan Warga Lamongan Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Keracunan


LAMONGAN - Sedikitnya 34 warga Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas setempat setelah mengalami keracunan. Mereka rata-rata mengalami gejala pusing, mual, muntah dan diare.

Data yang dihimpun JTV, puluhan warga tersebut 12 di antaranya dilarikan ke RSU Muhammadiyah Babat, 17 korban dirujuk ke RS NU Babat, dan 5 lainnya ke puskesmas setempat.

Hingga Senin (31/07/2023) pagi masih ada 29 orang yang menjalani perawatan. Sementara 5 lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Menurut sejumlah korban, gejala keracunan massal ini terjadi setelah mereka menyantap makanan hajatan di rumah tetangga mereka.

“Setelah itu, saya merasakan sakit kepala, badan panas, perut mual-mual dan muntah, serta diare. Terus dibawa ke rumah sakit ini,” jelas Nur Azizah, salah satu pasien keracunan massal.

Sementara itu, dokter Rumah Sakit NU Babat Lamongan, Dokter Zakiyah mengatakan, ada 17 korban keracunan massal yang dirawat di rumah sakit setempat. Namun, ada empat warga yang sudah diperbolehkan pulang, lantaran kondisinya sudah membaik.

“Berdasarkan pemeriksaan fisik pasien dan uji laboratorium, puluhan warga ini mengalami keracunan akibat mengkonsumsi makanan yang mengandung bakteri,” ungkapnya kepada JTV.

Saat ini, puluhan warga yang mengalami keracunan massal, masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit dan puskemas. (fli/rok)