Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Rabu, 09 Agustus 2023, 15:49 WIB
Last Updated 2023-08-10T07:33:30Z
NganjukPojok PituViewerViral

Panen Raya, Puluhan Warga di Nganjuk Berebut Pritil Bawang Merah


NGANJUK - Puluhan warga dari berbagai Desa di Kabupaten Nganjuk, mendatangi gudang bawang merah milik Supangat di Desa Sukorejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten setempat, Rabu (09/08/2023).

Pantauan JTV di lokasi, sejak pagi, para pekerja dadakan ini datang dengan membawa pisau untuk bekerja sebagai tenaga pritil bawang merah. Begitu gudang dibuka, warga langsung berebut tumpukan bawang merah.

Semakin banyak bawang merah yang mereka dapatkan, maka semakin banyak pula uang yang dihasilkan. Pekerjaan memisahkan daun dengan biji ini, hanya ada saat musim panen raya bawang merah.

Sumini, salah satu warga mengatakan, upah yang didapatkan para pekerja ini hanya sebesar 700 rupiah per kilogramnya. Sementara dalam waktu 8 jam, para pekerja biasanya mampu menyelesaikan pekerjaan memisahkan bawang merah dengan daunnya sebanyak setengal kwintal atau 50 kilogram, dengan upah 35 ribu rupiah.

“Harus berangkat pagi dan berebut bawang merah untuk dipisahkan dari daunnya. Jika tidak berebut, maka hanya kebagian sedikit,” jelas Sumini.

Sementara itu, Basir, salah satu pekerja gudang bawang merah milik Supangat mengaku, pekerjaan pritil bawang ini hanya ada saat musim panen bawang merah. Dalam sehari, sebanyak 60 hingga 100 pekerja dapat menyelesaikan 4 ton bawang merah untuk dipisahkan dengan daunnya.

“Ramai gini kalau pas panen raya bawang merah. Banyak warga yang datang untuk bekerja. Biasanya sampai lebih 100 pekerja sehari,” ujar Basir.

Meski hasilnya tak seberapa, pekerjaan dadakan ini menjadi salah alternatif bagi warga Desa di Nganjuk untuk mendapatkan penghasilan tambahan. (as/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News