Iklan Beranda

Redaksi JTV
Sabtu, 18 November 2023, 12:21 WIB
Last Updated 2023-11-18T05:21:00Z
Edukasi | BudayaTubanViewerViral

RPS Gelar Sekolah Periksa Fakta dan Keamanan Digital di SMKN 3 Tuban

 
Pimred JTV Bojonegoro Khusni Mubarok menyampaikan materi literasi digital dalam sekolah periksa fakta di SMKN 3 Tuban, Sabtu (18/11/2023).
TUBAN - Ronggolawe Press Solidarity (RPS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Periksa Fakta dan Keamanan Digital, Sabtu (18/11/2023). Kegiatan titik ke-2 yang digelar di SMKN 3 Tuban, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, ini disupport penuh oleh SIG GHoPO Tuban. 

Waka Humas SMKN 3 Tuban, Zaenal Abidin bersyukur atas terlaksananya sekolah periksa fakta dan keamanan digital di lembaganya. Atas nama pihak sekolah menyampaikan selamat datang SIG dan RPS di SMKN 3 Tuban. 

“Kegiatan ini pertama kali di gelar disini, ini kegiatan langka dan bagus untuk para siswa. Atas terselenggaranya acara ini, SMKN 3 Tuban siap bersinergi dengan RPS dan stakehokder lain,” ujar Zaenal dalam sambutannya.

Selain itu, pihak sekolah berharap para peserta serius dan memanfaatkan momen spesial bersama RPS. 

“Berbanggalah menjadi duta sekolah masing-masing di acara ini. Sebab materinya luar biasa, seperti periksa fakta dan keamanan digital. Generasi muda harus melek digital dan semangat menyambut perubahan,” tegasnya.

Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda menyampaikan bahwa kegiatan ini di support penuh oleh SIG. Selanjutnya, juga ada doorprize bagi peserta yang beruntung. 

Ini merupakan bagian tanggungjawab RPS terhadap dunia pendidikan. Tujuan RPS menggelar kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang digital. 

“Terlebih saat ini menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024 diprediksi banyak info yang kurang pas. Sehingga ilmu periksa fakta sangat penting dimiliki pelajar khususnya sekitar SIG,” imbuhnya. 

Huda juga berpesan kepada para pemateri untuk memaksimalkan peserta, supaya mudah memahami mengidentifikasi berita yang benar dan kurang tepat. Para pemateri yang dilibatkan juga yang ahli dibidangnya.

“Harapan kami tidak sampai di pelatihan ini, namun ada follow up melalui grup WA,” jelas Huda. 

Imbuhnya, RPS juga berterimakasih kepada SIG atas support program di dunia pendidikan. Semoga kolaborasi ini terus berjalan untuk membentuk pelajar cerdas digital dan anti hoaks. 

Sementara itu, Senior Manager of Corporate Communication SIG GHoPO Tuban, Setiawan Prasetyo mengapresiasi para peserta. Meski kegiatan digelar pada hari Sabtu yang semestinya hari libur, namun mereka tetap bersemangat untuk mengikuti acara. Setelah pelatihan, peserta diharapkan mindsetnya harus selaras dengan hati.

“SIG selalu support dan harapannya ke depan program terus berkembang. Kolaborasi SIG dan RPS selama ini berjalan baik, dan kabar baiknya SIG juga masuk Proper Emas. Mohon doanya agar operasi SIG Tuban berjalan lancar dan terbaik untuk lingkungan,” jelas Iwan. 

Tak cukup di situ, Iwan juga mengatakan selama ini SIG terus kolaborasi dengan sekolah-sekolah di sekitar. Seperti permagangan, pelatihan dan bantuan las, serta hal lainnya.

“Pesan kami, peserta jangan ragu untuk bertanya. Silakan tanya sebanyak apapun agar ilmu dari pelatihan ini dapat ditularkan ke teman di sekolahnya,” katanya. 

SIG berharap, setelah pelatihan peserta mampu membuat konten yang baik, mampu memeriksa fakta, hingga melek digital dengan mengamankan aset digitalnya.

Usai memberikan sambutan, Iwan langsung membuka acara Sekolah Periksa Fakta dan Keamanan Digital bertajuk "Menjadi Pelajar Cerdas Digital dan Anti Hoaks". Dilanjutkan serah terima cinderamata. (dzi/rok)