Iklan Beranda

Redaksi JTV
Minggu, 10 Desember 2023, 10:29 WIB
Last Updated 2023-12-10T03:29:34Z
Politik | PemerintahanTubanViewerViral

Jelang Pemilu 2024, KPU Tuban Ajak Siswa Cek DPT


TUBAN - Berbagai cara dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu serentak 14 Februari 2024. Salah satunya dengan menggelar acara Sekolah Periksa Fakta dan Keamanan Digital yang digelar bekerjasama dengan Ronggolawe Press Solidarity di SMKN 1 Tuban, Sabtu (09/12/2023).


Dalam acara yang diikuti 40 lebih perwakilan seluruh SMA sederajat di Tuban ini, KPU setempat mengajak para siswa agar peduli dan melek pemilu. Sebab, para siswa yang masuk sebagai pemilih pemula ini sangat penting partisipasinya untuk suksesnya pemilu.


“Jadi, yang diperhatikan dan diingat bahwa pada 14 Februari 2024 nanti adalah pemilu yang akan memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR, DPD dan DPRD provinsi dan kabupaten atau kota,” ujar Saila Amaliya Operator Sidalih, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Tuban saat memberikan materi.


Dia menyebut, ada 18 partai politik yang akan mengikuti pemilu untuk wilayah Kabupaten Tuban. Khusus untuk pemilu legislatif memilih anggota DPRD kabupaten, di Kabupaten Tuban dibagi menjadi 5 daerah pemilihan dengan 50 kursi legislatif yang diperebutkan. 

Ke-5 dapil itu adalah dapil 1 yang terdiri dari Kecamatan Tuban, Merakurak, Montong dan Kerek. Kemudian dapil 2 terdiri dari Kecamatan Palang, Plumpang dan Widang. 


Lalu dapil 3 terdiri dari Kecamatan Semanding, Rengel, Soko dan Grabagan. Dapil 4 terdiri dari Kecamatan Senori, Singgahan, Bangilan, Parengan dan Kenduruan. Sementara dapil 5 terdiri dari Kecamatan Jenu, Tambakboyo, Bancar dan Jatirogo.


“Pastikan nama kita sudah terdaftar dan masuk DPT. Untuk mengecek DPT bisa masuk ke web atau situs resmi KPU,” jelasnya.


Sesuai data dalam DPT, lanjut Saila, untuk pemilu nanti jumlah DPT di Kabupaten Tuban sebanyak 945.539 orang dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 3.690 yang tersebar di 20 kecamatan.


KPU mengajak para siswa untuk peduli dan berpartisipasi dalam pemilu. Selain menjadi pemilih atau memberikan hak suaranya dengan datang ke TPS pada hari coblosan, siswa juga diminta untuk ikut berpartisipasi untuk menyukseskan seluruh tahapan pemilu sampai akhir.


“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk suksesnya pemilu,” katanya.


Sementara Ketua RPS Khoirul Huda menambahkan, bahwa peran siswa dalam pemilu 2024 nanti sangat penting. Sebab, sesuai data di KPU, banyak sekali pemilih pemula yang akan memberikan hak suaranya kali pertama dalam pemilu. Sehingga, mereka butuh diberikan informasi yang cukup agar tidak salah dalam menggunakan haknya.


“Saya baca di data KPU, pemilih dalam pemilu nanti, 50 persen lebih adalah pemilih pemula. Sehingga perannya sangat penting. Kalau misalnya pemilih pemula ini membuat partai pasti menang, karena pemilihnya sudah 50 persen lebih,” tegasnya.(dzi/rok)