Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 15 April 2024, 16:27 WIB
Last Updated 2024-04-15T09:27:10Z
TubanViewerViral

Pedagang Selongsong Ketupat di Tuban Laris Manis, Sehari Laku 2.000 Biji


TUBAN - Menjelang hari raya ketupat, sejumlah pedagang kurung ketupat dadakan mulai memadati Pasar Bongkaran Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (15/04/2024) pagi. Sementara pembeli terus datang silih berganti sejak pagi hingga siang hari.

Banyaknya permintaan kurung ketupat membuat perajin harus bekerja ekstra. Rangkaian daun berbentuk persegi ini harus terus dikebut sepanjang hari. Sambil melayani pembeli, mereka terus merangkai daun lontar menjadi kurung ketupat.

Pembeli yang didominasi ibu-ibu rumah tangga ramai-ramai berburu selongsong untuk membuat ketupat pada perayaan lebaran ketupat atau hari ketujuh lebaran idul fitri. Sulitnya merangkai daun lontar maupun janur memaksa ibu-ibu rumah tangga membeli selongsong ketupat siap pakai.

Para pedagang selongsong ketupat mengaku, dalam sehari mereka mampu menjual sedikitnya 2.000 selongsong. Setiap selongsong dijual seharga Rp2.500 per biji atau 25.000 per ikat isi sepuluh biji, tergantung ukurannya.

“Ini mulai jualan janur untuk ketupat 3 hari lalu mas. Sekarang mulai ramai. Banyak pembeli karena mereka tidak mau repot-repot buat ketupat. Sehari laku 2.000 ketupat,” ungkap Parsitin, salah satu pedagang selongsong ketupat.

Selain menjual selongsong ketupat, perajin juga menyediakan daun lontar serta janur dengan harga Rp25.000 per ikat isi 20 lembar. Sebab, sebagian warga lebih senang merangkai selongsong ketupat sendiri, karena bisa dibuat macam-macam bentuk.

“Ini beli karena memang nggak sempat mau buat sendiri mas. Beli sekarang karena khawatir nggak kebagian,” ujar musriyani, salah satu pembeli selongsor ketupat.

Dalam tradisi lebaran ketupat ini masyarakat biasanya memasak ketupat dan sayur untuk dimakan bersama keluarga serta dibagikan tetangga dekat. Perburuan selongsong ketupat seperti ini hanya berlangsung selama sepekan hingga perayaan lebaran ketupat berakhir. (dzi/rok)