Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 09 Mei 2024, 16:26 WIB
Last Updated 2024-05-09T09:26:15Z
NgawiPojok PituViewerViral

Harga Beras SPHP Naik, Pedagang di Ngawi Keluhkan Sepi Pembeli


NGAWI - Harga beras dipasaran bakal sulit untuk kembali normal. Terlebih saat ini beras dari pemerintah dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) juga mulai naik sejak beberapa hari terakhir.

Diketahui, sebelumnya harga Rp.10.900 per kilogram, saat ini telah tembus Rp.12.500 per kilogram atau Rp.62.500 setiap kemasan 5 kg.

Salah satu pedagang beras di Pasar Besar Ngawi, Eka Susilowati mengaku, kenaikan harga beras SPHP terjadi sejak beberapa hari terakhir. Setiap order dari bulog Ia mengaku mendapat pasokan sebanyak 2 ton setiap minggunya.

“Ini naik sudah beberapa hari ini mas. Dari 10.900 per kilo, sekarang jadi 12.500 per kilo,” ungkapnya kepada JTV, Kamis (09/05/2024).

Lanjut Eka, dalam proses penjualan, Ia mengaku menaikkan harga secara bertahap karena kenaikan tersebut cukup berdampak pada penjualan akibat semakin sepi pembeli.

Melihat kondisi tersebut, Ia merasa harga beras SPHP tidak jauh berbeda dengan harga beras medium reguler yang hanya selisih Rp.500 per kilogram.

“Kalau beras SPHP harganya segini, terus apa bedanya dengan beras medium biasa,” keluhnya.

Diketahui mulai tanggal 1 Mei 2024 lalu, Badan Pangan Nasional menaikkan harga beras Sphp dari sebelumnya Rp.10.900 per kilogram menjadi Rp.12.500 per kilogram. Kenaikan harga ini sebagai penyesuaian dari harga gabah, serta peningkatan biaya produksi. (ito/rok)