Gempur Rokil

Gempur Rokil
Sketsa Bengawan
Jumat, 21 November 2025, 09:22 WIB
Last Updated 2025-11-21T06:48:05Z
TubanViewerViral

Nelayan Hilang di Laut Tuban, Tim SAR Kerahkan 40 Personel untuk Pencarian



TUBAN - Seorang nelayan asal Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dilaporkan hilang saat melaut di perairan Laut Utara Tuban. Korban bernama Tasrif (57) diduga tercebur ke laut setelah perahunya ditemukan warga dalam kondisi terombang-ambing tanpa awak.

Peristiwa itu bermula ketika Tasrif berangkat melaut seorang diri pada Rabu (19/11/2025). Seperti biasa, ia berangkat setelah salat subuh menggunakan perahu kecil dan biasanya pulang sekitar pukul 11.00 WIB. Namun pada hari kejadian, korban tidak kunjung kembali hingga membuat keluarga dan tetangganya khawatir.

Sekitar pukul 15.00 WIB, nelayan lain bernama Sapuan menemukan perahu korban dalam keadaan kosong di tengah laut. Perahu kemudian ditarik ke darat dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kasat Polairud Polres Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawan, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan pencarian lebih lanjut.

“Kronologisnya, nelayan atas nama Tasrif ini biasanya berangkat melaut sekitar pukul 04.15 setelah salat subuh. Biasanya jam 11.00 sudah kembali, namun saat ditunggu tidak kembali. Setelah dilakukan pencarian, pada pukul 15.00 perahu ditemukan oleh nelayan lain. Kami fokus melakukan pencarian pada radius lima mil dari pantai sesuai lokasi korban biasa menjaring ikan,” jelasnya kepada JTV pada jum'at (21/11/2025). 

Hingga hari ini, pencarian memasuki hari ketiga. Tim SAR gabungan mengerahkan sekitar 40 personel serta tiga unit perahu karet untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi aktivitas korban sebelum hilang.

Koordinator lapangan Tim SAR, Nanang Pujo, mengatakan pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut.

“Hari ini memasuki hari kedua sejak kejadian. Ada kurang lebih 40 personel dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD, dan potensi SAR lainnya. Kami menerjunkan tiga perahu karet dan fokus pencarian pada radius sekitar lima mil dari bibir pantai,” Pungkasnya.

Posko pemantauan juga telah didirikan di area Pantai Semilir untuk memaksimalkan operasi. Meski demikian, hingga kini korban belum ditemukan.

Petugas mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati saat melaut dan menghindari pergi seorang diri guna mencegah kejadian serupa. (dzik/im)