![]() |
| Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Montong Kabupaten Tuban dilarikan ke Puskesmas setempat, usai mengeluhkan mual hingga pusing setelah menyantap ikan pindang menu MBG. Foto: Dziky Muhamad/JTV. |
TUBAN - Sebanyak 14 siswa SMP Negeri 1 Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, harus dilarikan ke Puskesmas setempat, Selasa (27/01/2026) sore, usai mengeluhkan mual, pusing, hingga muncul ruam merah dan gatal pada kulit, setelah menyantap ikan pindang menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gejala ini dirasakan para siswa hanya berselang satu jam setelah menyantap menu MBG dengan lauk ikan pindang tepung, sayur asem, jagung, dan tempe bacem. Pihak Puskesmas Montong mencatat, gelombang pasien mulai berdatangan sejak pukul 12 siang.
Awalnya hanya, dua siswa yang mengeluh sakit, namun jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 14 anak pada sore harinya. Tak hanya siswa, seorang baby sister bernama dini, juga mengalami hal sama usai menyantap sisa makanan MBG milik anak majikannya yang duduk di bangku taman kanak-kanak.
Menurutnya makanan tersebut masih enak dan tidak basi, namun selang satu jam Ia merasakan panas di seluruh tubuhnya.
“Pas saya makan itu nggak ada yang aneh pak. Terus tiba-tiba satu jam kemudian badan saya terasa panas, juga pusing dan mual,” jelasnya di sela-sela perawatan di Puskemas Montong, Rabu (28/01/2025).
Sementara itu, petugas medis Puskemas Montong, Basuni mengatakan, pihaknya telah memberikan penanganan pertama dengan melakukan observasi obat anti alergi. Setelah mendapatkan perawatan, belasan siswa yang sebelumnya mengalami gejala keracunan, akhirnya kondisinya berangsur membaik.
“Kemaren sore itu ada tiga belas siswa yang sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, karena kondisinya sudah sehat. Sekarang tinggal satu orang, atas nama Dini yang masih harus menjalani perawatan intensif,” ungkap Basuni.
Guna mengetahui penyebab kejadian, kini pihak puskesmas telah mengirim sampel makanan siswa ke Labkesda Tuban. Petugas medis memperkirakan hasil lab akan muncul dalam 3 hari mendatang. (dzi/rok)

