![]() |
| Kondisi mobil yang terlibat kecelakaan dengan bus di Jalur Pantura Kabupaten Tuban. Foto: Dziky/JTV. |
TUBAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Pantura Tuban-Semarang tepatnya di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Kamis (01/01/2025) malam. Sebuah bus antar provinsi menabrak sebuah mobil pribadi, hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono mengatakan, peristiwa bermula saat Bus PO Jaya Utama dengan nomor polisi L 7693 UV yang dikemudikan Bambang Sutrisno, Warga Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Demak, melaju dari arah Semarang menuju Tuban atau dari barat ke timur.
Sesampaiknya di lokasi kejadian, Bus jurusan Semarang-Surabaya tersebut hendak mendahului truk boks di depannya dari jalur kanan. Namun, di saat bersamaan, muncul mobil Suzuki Karimun bernomor polisi S 1774 GA yang dikemudikan M Fatkhul Bahri 30 tahun, warga Kecamatan Tambakboyo, yang melaju dari arah berlawanan.
“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng pun tak dapat terhindarkan,” jelas Iptu Eko kepada JTV, Jumat (02/01/2025).
Akibat kejadian ini, pengemudi suzuki karimun, M Fatkhul Bahri dan satu penumpangnya, Nur Aeni Mega Oktavia, 26 tahun, warga Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, dinyatakan meninggal dunia. Sementara dua penumpang lainnya, azka dan arifin, mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit NU Tuban untuk mendapatkan perawatan medis.
“Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi bus kurang konsentrasi saat mendahului. Ada dua orang yang meninggal akibat terjepit,” imbuh Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban.
Saat ini, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan dan keterangan saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut. (dzi/rok)

