Iklan Beranda

Rabu, 21 Januari 2026, 13:49 WIB
Last Updated 2026-01-23T06:51:10Z
TubanViewerViral

Diduga Curi Gabah, Mobil Sedan Dicegat dan Dikepung Warga di Tuban


TUBAN – Ratusan warga Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, berhasil menghentikan laju sebuah mobil sedan yang diduga digunakan untuk mengangkut gabah curian, Selasa malam (20/01/26). Mobil tersebut dicegat setelah warga memergoki aksi pencurian gabah milik petani setempat.

Dalam kejadian itu, para terduga pelaku hanya bisa diam mematung di dalam mobil saat kendaraan mereka dikepung warga yang emosi. Beruntung, situasi tidak berujung anarkis karena polisi segera datang ke lokasi.

Diketahui, para pelaku berjumlah tiga orang, yakni NK, warga Pandanwangi; SS, warga Trenggalek; serta seorang perempuan berinisial LW, warga Kediri. Mereka diduga mencuri gabah milik Slamet, petani asal Desa Mojoagung, Kecamatan Soko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun reporter JTV, sebelum tertangkap warga, ketiga pelaku berkeliling mencari tumpukan gabah di pinggir jalan yang tidak dijaga. Setelah menemukan sasaran, pelaku dengan cepat memasukkan tiga sak gabah ke dalam mobil sedan dan langsung melarikan diri.
Namun aksi tersebut rupanya telah diantisipasi warga, mengingat belakangan ini kasus kehilangan gabah kerap terjadi di wilayah tersebut. Warga yang mengetahui kejadian langsung melakukan pengejaran.

Aksi kejar-kejaran pun berakhir ketika mobil pelaku berhasil dihadang dan dikepung warga di Desa Simo.

Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa pihak kepolisian segera mengamankan para pelaku untuk mencegah aksi main hakim sendiri.

“Petugas yang datang ke lokasi langsung mengamankan ketiga terduga pelaku dari amukan massa. Selanjutnya mereka dibawa ke Mapolres Tuban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Iptu Siswanto kepada JTV.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga sak gabah serta satu unit mobil sedan bernomor polisi L 1003 QW yang digunakan untuk menjalankan aksinya.

Saat ini, ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna pengembangan kasus dan penentuan pasal yang akan dikenakan. (dzik/im)