NGAWI – Derasnya arus sungai di wilayah Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, mengakibatkan longsor yang menggerus bangunan rumah warga. Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir warga dan terjadi saat hujan dengan intensitas cukup tinggi.
Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Sukarti (50), warga Kecamatan Ngrambe. Bagian dapur rumah di sisi belakang roboh akibat tergerus aliran sungai, sementara seluruh perabotan di dalamnya hanyut terbawa arus sungai yang berada tepat di belakang rumah.
Anak pemilik rumah, Yusuf Subiyantoro (17), mengungkapkan bahwa saat kejadian wilayah tersebut tengah diguyur hujan, sehingga debit air sungai meningkat drastis.
“Waktu kejadian hujan cukup deras, air sungai di belakang rumah tinggi. Diduga karena arusnya kencang, pondasi bagian belakang rumah tergerus hingga longsor dan dapur roboh,” ungkap Yusuf kepada reporter JTV .
Selain dapur yang ambruk, sejumlah perabotan rumah tangga ikut hanyut ke sungai. Yusuf mengaku bersama keluarganya kini merasa khawatir, lantaran longsoran dikhawatirkan semakin melebar.
“Kami takut kalau longsor makin melebar. Beberapa bagian tembok rumah juga sudah mulai retak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Ngawi, Rudi Budiyantoro, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta Dinas Sosial untuk penanganan awal.
“Langkah awal kami berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial untuk pemberian bantuan terlebih dahulu kepada korban,” jelas Rudi.
Ia menambahkan, BPBD juga akan melakukan upaya teknis untuk mencegah longsor susulan.
“Selanjutnya akan dilakukan pemasangan bronjong sebagai penahan, agar longsoran yang terjadi tidak semakin meluas,” imbuhnya.
BPBD Ngawi turut mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Hal ini mengingat intensitas curah hujan saat ini masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan longsor maupun banjir.
