Iklan Beranda

Redaksi JTV
Kamis, 05 Februari 2026, 19:01 WIB
Last Updated 2026-02-05T12:01:40Z
HajiTubanViewerViral

Bawa 13 Kaleng Biskuit Berisi Puluhan Ribu Uang Koin, Pasutri di Tuban Daftar Haji

Petugas Bank BSI Tuban menghitung puluhan ribu uang koin yang digunakan oleh pasutri untuk mendaftar haji di Bank setempat, Rabu (04/02/2026). Foto: Dziky Muhamad Nurcholif/JTV.
TUBAN – Pasangan suami istri (pasutri) Moh Nasrudin, 45 tahun, dan Hariyati, 40 tahun, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, mengejutkan petugas Bank Syariah Indonesia Cabang Tuban, Rabu (04/02/2026) pagi. Pasalnya, pasutri ini membawa 13 kaleng biskuit bekas berisi uang koin untuk mendaftar haji.

Petugas bank hingga satpam turun tangan membantu menata dan menghitung ulang puluhan ribu uang logam di atas meja. Tak tanggung-tanggung, total recehan yang terkumpul diperkirakan menyentuh angka 60 juta rupiah.

Setelah uang terhitung seluruhnya pihak bank langsung membantu pasutri tersebut untuk melengkapi persyaratan pendaftaran haji. Meski uang receh, pihak bank menyebut selalu memberikan layanan terbaik untuk masyarakat.

“Kami sempat kaget ada suami istri datang kesini membawa pick up berisi kaleng yang didalamnya penuh dengan uang koin. Uang itu digunakan untuk mendaftar haji,” jelas Branch Manager BSI KCP Tuban, Riyanto kepada JTV, Kamis (05/02/2026).

Sementara itu, Moh Nasrudin mengaku menabung selama belasan tahun untuk mengumpulkan uang koin tersebut. Setiap keping koin sisa belanja maupun hasil kerja di pasar, disisihkan dan disimpan dalam kaleng. 

“Sempat tergoda untuk digunakan saat ekonomi sulit, tapi karena niat kuat untuk beribadah ke tanah suci membuat saya dan istri menjaganya sampai benar-benar bisa kami pakai untuk mendaftar haji,” ungkapnya.

Kegigihan nasrudin menjadi pesan haru, bahwa dengan niat dan konsistensi, recehan yang sering terabaikan bisa menjadi jalan menuju tanah suci. (dzi/rok)