Iklan Beranda

Redaksi JTV
Kamis, 05 Februari 2026, 18:18 WIB
Last Updated 2026-02-05T11:18:06Z
BojonegoroHukum | PeristiwaViewerViral

Ratusan Rumah hingga Fasum di Kecamatan Gondang Bojonegoro Terendam Banjir

Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (04/02/2026) sore. 
BOJONEGORO - Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro, menyebabkan Sungai Tidu dan Kali Gondang meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga, jalan poros kecamatan, fasilitas umum (fasum), serta lahan pertanian di Desa Pragelan dan Desa Gondang terendam banjir hingga ketinggian air 50 centimeter. 

Data yang dihimpun JTV, di Desa Pragelan tercatat sedikit 50 rumah warga yang terendam air banjir. Masing-masing di RT 03 sebanyak 5 rumah, RT 04 ada 7 rumah, RT 05 satu rumah, RT 06 sebanyak 8 rumah, RT 07 mencapai 16 rumah, dan RT 08 sebanyak 13 rumah. 

Tak hanya itu, banjir juga merendam areal persawahan seluas kurang lebih 10 hektare, tanaman padi berumur 40 hari serta tanaman bawang merah berumur 25 hari.  

Sementara itu, di Dusun Gondang Lor Kali, Desa Gondang, air menggenangi sedikitnya 233 rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 centimeter. Sedangkan Dusun Tikung, Desa Gondang, ada sedikitnya 22 kepala keluarga yang terdampak banjir. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra mengatakan, banjir menerjang dua Desa di Wilayah Kecamatan Gondang setelah hujan deras melanda kawasan perbukitan setempat, Rabu (04/02/2026). 

“Tidak hanya ratusan rumah terdampak. Banjir juga menggenangi jalan poros kecamatan dan jalan antar desa serta sejumlah fasilitas umum turut terendam. Diantaranya puskesmas, masjid dan gedung serbaguna,” jelasnya kepada JTV, Kamis (05/02/2026).

Petugas dari bpbd kabupaten bojonegoro, telah melakukan asesmen dan pemantauan kondisi di lokasi terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama apabila hujan deras kembali turun dan berisiko menambah debit air sungai. 

“Alhamdulillah saat ini banjir sudah surut dan kita bersama warga dan petugas lain bergotong-royong untuk upaya pembersihan di lokasi terdampak,” pungkas Ristony. (edo/rok)