BOJONEGORO - Suasana pembagian makanan bergizi gratis di SD Negeri 1 Dander, Kabupaten Bojonegoro, tampak mendapat perhatian langsung dari Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, pada Senin siang. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai standar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa.
Dalam kunjungannya, Wabup tidak hanya melihat proses distribusi makanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan siswa dan guru. Hal ini dilakukan untuk menggali respons serta memastikan kualitas makanan yang diberikan sudah sesuai harapan.
Nurul Azizah menegaskan, program makanan bergizi gratis merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sejak dini.
“Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi bentuk investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak harus mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh optimal dan mampu berkonsentrasi saat belajar,” ungkap wakil bupati bojonegoro Nurul Azizah.
Ia juga memastikan bahwa menu yang disajikan telah memenuhi standar gizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, sayur hingga buah. Selain itu, pengawasan ketat dinilai menjadi kunci agar program ini berjalan konsisten dan merata di seluruh sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menyampaikan bahwa menu makanan yang diberikan telah melalui perhitungan kebutuhan gizi siswa.
“Menu MBG yang disalurkan sudah memenuhi komposisi gizi seimbang. Saat ini sudah ada 141 SPPG yang aktif, sementara kebutuhan total sekitar 180 SPPG,” jelas Ninik.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ini agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Diharapkan, melalui program ini kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda di Bojonegoro semakin meningkat. (edo/im)

