Sketsa Bengawan
Kamis, 09 April 2026, 16:25 WIB
Last Updated 2026-04-09T09:25:36Z
TubanViewerViral

Demi Gas Melon, Lansia di Tuban Tertabrak Ojol Saat Menyeberang


TUBAN - Seorang lansia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tertabrak pengendara ojek online saat hendak menyeberang jalan untuk mencari LPG subsidi. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Brawijaya, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Tuban, Selasa sore, dan terekam kamera CCTV.

Korban diketahui bernama Kusnarto (65), warga Desa Ronggomulyo, Kabupaten Tuban. Dalam rekaman CCTV, Kusnarto terlihat membawa tabung LPG 3 kilogram kosong dan berusaha menyeberang jalan dari arah timur ke barat.

Diduga karena tergesa-gesa ingin mendapatkan LPG subsidi di tengah kelangkaan, korban tidak memperhatikan arus lalu lintas. Saat berada di tengah jalan, sebuah sepeda motor bernopol S-3521-IG yang dikendarai ojek online melaju dari arah utara ke selatan dan langsung menabraknya.

Pengendara motor diketahui bernama Devon (26), warga Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban. Benturan tersebut mengakibatkan korban terjatuh dan tabung gas yang dibawanya terpental ke jalan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada korban dan pengendara. Beruntung, keduanya hanya mengalami luka ringan.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tuban yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyono, mengatakan bahwa peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

“Dari hasil penanganan, kedua pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Korban dan pengendara hanya mengalami luka ringan,” ujar IPTU Eko Sulistyono.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di jalan raya, terutama saat menyeberang di tengah kondisi lalu lintas yang padat.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan arus lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Kelangkaan LPG subsidi di sejumlah wilayah belakangan ini diketahui meningkatkan mobilitas warga, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra agar tidak terjadi kecelakaan serupa. (dzik/im)