NGAWI - Persiapan keberangkatan jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Ngawi dipastikan hampir rampung. Pihak Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Ngawi menyebut, seluruh tahapan persiapan kini telah mencapai 99 persen, sehingga jamaah tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Sesuai rencana, ratusan jamaah calon haji ini akan mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 27 April mendatang.
Kepala Kemenhaj Ngawi, Masun Azali Amrullah, mengatakan dalam waktu dekat para jamaah akan memasuki tahap pengumpulan koper sebagai bagian dari persiapan akhir.
“Persiapan sudah hampir selesai, saat ini tinggal tahap akhir seperti pengumpulan koper jamaah. Kami pastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal agar tidak ada kendala saat pemberangkatan,” ujar Masun.
Ia menjelaskan, pengumpulan koper akan dilakukan pada 25 hingga 26 April di Rumah Joglo milik Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang berada di Jalan Hassanudin, Ngawi.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan seluruh jamaah untuk mematuhi aturan terkait barang bawaan. Untuk koper bagasi, berat maksimal ditetapkan 32 kilogram, sementara koper kabin maksimal 7 kilogram, ditambah tas kecil untuk dokumen penting.
“Jamaah harus benar-benar memperhatikan ketentuan barang bawaan, baik dari segi berat maupun isi. Ini penting agar proses keberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan di bandara,” tegasnya.
Diketahui, jumlah jamaah calon haji asal Ngawi tahun ini mencapai 478 orang. Mereka tergabung dalam kloter 22 dan 23, dan dijadwalkan berangkat secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan persiapan yang hampir sempurna ini, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan khusyuk. (ito/im)

