Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 02 Juni 2026, 14:50 WIB
Last Updated 2026-06-03T09:14:23Z
Politik | PemerintahanTubanViewerViral

Pedagang dan Sopir Becak Sunan Bonang Geruduk DPRD Tuban, Tagih Janji Penertiban Shuttle Liar


TUBAN - Ratusan pedagang dan sopir becak yang beraktivitas di kawasan parkir wisata religi Sunan Bonang menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Tuban, Selasa siang. Mereka menuntut pemerintah daerah segera merealisasikan janji penertiban shuttle liar yang dinilai merugikan mata pencaharian masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Massa melakukan long march dari area parkir wisata Sunan Bonang menuju halaman Kantor DPRD Tuban. Dalam aksi tersebut, para peserta membawa sejumlah poster bergambar pejabat pemerintah daerah yang dianggap tidak menepati komitmen yang telah disepakati sebelumnya.

Setibanya di lokasi, massa menggelar aksi simbolis dengan menabur bunga dan berdoa bersama di depan sebuah keranda mayat yang mereka bawa. Aksi tersebut menjadi bentuk kekecewaan para pedagang dan sopir becak terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum menindaklanjuti tuntutan mereka.

Salah seorang pedagang, Teguh Suyono, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan upaya untuk menagih janji pemerintah daerah yang telah disepakati dalam pertemuan sekitar tiga bulan lalu.

"Kami hanya meminta komitmen yang pernah disepakati bersama dapat direalisasikan. Sampai sekarang shuttle liar masih beroperasi dan dampaknya sangat dirasakan oleh pedagang maupun tukang becak di kawasan wisata," ujar Teguh Suyono.

Menurut para pedagang, salah satu poin kesepakatan yang belum terlaksana adalah penertiban shuttle liar yang beroperasi di kawasan Tundung Musuh, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang.

Mereka menilai keberadaan shuttle liar tersebut membuat banyak bus pariwisata tidak lagi masuk ke area parkir resmi wisata Sunan Bonang. Akibatnya, jumlah pengunjung yang singgah di kawasan parkir resmi berkurang sehingga pendapatan pedagang dan sopir becak mengalami penurunan signifikan.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Anton Tri Laksono, mengatakan pihaknya akan mencari solusi terbaik dengan melibatkan seluruh pihak terkait.

"Dalam waktu dekat kami akan mengundang seluruh pihak yang berkepentingan untuk duduk bersama dan mencari jalan tengah atas permasalahan ini," kata Anton Tri Laksono.

Sementara itu, anggota DPRD Tuban, Siswanto, menyatakan pihak legislatif telah menyiapkan draf rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyelesaian persoalan tersebut.

"Kami sudah menyiapkan draf solusi yang nantinya akan kami sampaikan kepada pihak eksekutif agar persoalan ini bisa segera mendapatkan penyelesaian," ujar Siswanto.

Para pedagang dan sopir becak berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan operasional shuttle liar, sehingga aktivitas ekonomi di kawasan parkir wisata religi Sunan Bonang dapat kembali berjalan normal dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (dzik/im)