NGAWI - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tronton dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat dalam insiden tersebut.
Korban diketahui bernama Pariyem (56), warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, korban terlihat berada di bawah kolong truk tronton sesaat setelah kecelakaan terjadi. Warga yang berada di lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan sebelum petugas datang.
Menurut keterangan sopir truk, Hasan (46), warga Cikarang, truk yang dikemudikannya mengangkut muatan penyedap rasa dari Probolinggo dengan tujuan Solo. Kendaraan tersebut melaju dari arah timur menuju barat.
Hasan menuturkan, sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban keluar dari sebuah gang menuju jalan utama. Ia menduga korban masuk ke jalan raya tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang sedang melintas.
"Saat itu saya sudah membunyikan klakson dan mengerem. Namun karena jaraknya sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," ujar Hasan.
Akibat benturan tersebut, korban terseret sekitar lima meter dari titik awal tabrakan. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Soeroto Ngawi untuk menjalani proses visum.
Sementara itu, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menangani kasus kecelakaan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Hingga proses penyelidikan selesai, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. (ito/im)

