Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 16 Juni 2026, 16:56 WIB
Last Updated 2026-06-16T09:56:59Z
BojonegoroPolitik | PemerintahanViewerViral

Ratusan Warga Desa Pejambon Bojonegoro Antusias Terima Bantuan Pangan Pemerintah


BOJONEGORO - Ratusan warga penerima manfaat di Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, tampak antusias menerima bantuan pangan yang disalurkan pemerintah melalui Perum Bulog Cabang Bojonegoro.

Sebanyak 324 warga kategori prasejahtera atau kurang mampu menerima paket bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran bantuan berlangsung di depan Kantor Desa Pejambon dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Bantuan tersebut merupakan realisasi Program Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026 yang disalurkan oleh Perum Bulog Cabang Bojonegoro. Program ini dilaksanakan secara serentak selama dua pekan di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro melalui kantor desa masing-masing.

Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran, warga penerima manfaat diwajibkan membawa surat undangan yang telah dibagikan sebelumnya. Selain itu, proses pengambilan bantuan juga relatif mudah, yakni cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Salah seorang penerima manfaat, Sumiati, mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng sangat bermanfaat di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih cukup tinggi.

"Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga sehari-hari. Apalagi harga beras dan minyak goreng sekarang masih cukup tinggi, sehingga bantuan ini bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga," ungkap Sumiati.

Program bantuan pangan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Berdasarkan data yang ada, Program Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Bojonegoro diberikan kepada sekitar 547 ribu warga penerima manfaat yang tersebar di 430 desa dan kelurahan pada 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap stabilitas harga pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dapat tetap terjaga serta masyarakat yang membutuhkan memperoleh akses terhadap kebutuhan pangan yang layak. (edo/im)