Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 16 Juni 2026, 13:51 WIB
Last Updated 2026-06-16T09:51:41Z
NgawiPojok PituPolitik | PemerintahanViewerViral

Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat di Ngawi, Jenjang SD Baru Terisi Tiga Siswa


NGAWI - Proses penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Ngawi mulai dilakukan. Namun, hingga saat ini jumlah calon peserta didik untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) masih jauh dari target yang ditetapkan.

Berdasarkan data sementara dari Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, dari kebutuhan sebanyak 90 siswa untuk jenjang SD, baru terdapat tiga calon siswa yang berhasil terdata. Artinya, masih dibutuhkan 87 siswa lagi untuk memenuhi kuota yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Sosial Ngawi, Bonadi, mengatakan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi direncanakan memiliki total 270 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA. Masing-masing jenjang akan memiliki dua rombongan belajar dengan kuota 90 siswa.

"Saat ini proses pendataan dan penjangkauan calon siswa terus dilakukan. Untuk jenjang SMP dan SMA kuotanya sudah terpenuhi, sedangkan untuk jenjang SD baru ada tiga calon siswa yang terdata," ujar Bonadi.

Menurutnya, proses penjangkauan calon siswa mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2. Dengan demikian, program ini benar-benar ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Meski telah masuk dalam data sasaran, calon siswa tetap akan menjalani proses verifikasi sebelum ditetapkan sebagai peserta didik Sekolah Rakyat.

Bonadi menjelaskan, kendala utama dalam pemenuhan kuota jenjang SD adalah masih banyaknya orang tua yang belum bersedia melepas anaknya untuk mengikuti pendidikan berasrama.

"Untuk tingkat SD memang cukup sulit karena anak-anak masih membutuhkan pendampingan orang tua. Selain itu, persetujuan dari keluarga juga menjadi faktor penting mengingat nantinya siswa akan tinggal di asrama selama mengikuti proses belajar mengajar," jelasnya.

Dinas Sosial Ngawi bersama pihak terkait terus melakukan sosialisasi dan penjangkauan kepada masyarakat agar kuota calon siswa Sekolah Rakyat, khususnya jenjang SD, dapat segera terpenuhi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. (ito/im)