Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Rabu, 26 Agustus 2026, 13:48 WIB
Last Updated 2026-08-26T08:39:03Z
BojonegoroHukum | PeristiwaViewerViral

Anak Diduga Aniaya Kedua Orang Tua di Bojonegoro, Sang Ibu Meninggal Dunia


BOJONEGORO - Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, digegerkan dengan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap pasangan suami istri yang dilakukan oleh anak kandung mereka sendiri, Rabu siang.

Dalam peristiwa tersebut, sang ibu, Supatmi (65), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan. Sementara suaminya, Mahbop (70), mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Terduga pelaku diketahui bernama Mahmud (30). Setelah kejadian, Mahmud telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan warga, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Mahmud diduga tiba-tiba menganiaya ibunya yang sedang sakit dan terbaring di kamar tidur.

Pelaku diduga menggunakan sebuah paving untuk menghantam bagian kepala korban secara berulang kali. Akibat penganiayaan tersebut, Supatmi mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia.

Mengetahui istrinya menjadi korban penganiayaan, Mahbop kemudian berusaha memberikan pertolongan. Namun, sang ayah justru diduga ikut menjadi sasaran penganiayaan oleh anaknya.

Mahbop mengalami luka pada bagian kepala. Setelah kejadian, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas selanjutnya mengamankan terduga pelaku dan membawa yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan.

Satreskrim Polres Bojonegoro yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi penganiayaan tersebut. Barang bukti tersebut selanjutnya diamankan untuk kepentingan proses penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab maupun motif terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap kedua orang tuanya.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab dan motif dari peristiwa ini. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian,” ujar AKP Cipto Dwi Leksana.

Sementara itu, berdasarkan keterangan sejumlah warga, terduga pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Namun, informasi tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi terduga pelaku sekaligus mengetahui faktor yang melatarbelakangi perbuatannya.

Hingga kini, rumah korban telah dipasangi garis polisi. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memeriksa barang bukti yang telah diamankan untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut. (edo/im)