NGAWI - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, terus dilakukan. Kebakaran yang melanda area hutan lindung dan hutan produksi tersebut bahkan sempat mendekati permukiman warga.
Pada malam hari, petugas gabungan berupaya mendekati sejumlah titik api. Petugas dari BPBD, relawan, masyarakat, TNI, dan Polri melakukan pembasahan dengan penyemprotan air untuk mencegah api kembali meluas.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengatakan langkah awal pemadaman dilakukan dengan membasahi lahan di sekitar titik api. Sebelumnya, petugas juga telah membuat ilaran atau sekat bakar untuk menghambat pergerakan api.
Berdasarkan informasi yang diterima hingga Kamis pagi, api sudah dapat dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lain. Namun, secara keseluruhan kebakaran belum dinyatakan padam sepenuhnya.
“Untuk pemadaman pertama dilakukan pembasahan di sekitar titik api. Sebelumnya juga sudah dibuat ilaran atau sekat bakar. Sampai pagi ini informasi yang kami terima api sudah dapat dikendalikan dan tidak meluas, meskipun belum dinyatakan padam sepenuhnya,” ungkap Dwi Rianto Jatmiko kepada reporter JTV.
Menurut Dwi, petugas gabungan saat ini masih memprioritaskan penyisiran di kawasan terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Hingga kini, penyebab awal kebakaran di kawasan Gunung Butak tersebut masih belum diketahui dan masih dalam penanganan petugas terkait.
Karhutla Gunung Butak diketahui terjadi sejak Minggu petang. Titik api berada di kawasan 2A1, 2A2, dan 2B, Hutan Lindung dan Hutan Produksi RPH Salam, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu DS.
Lokasi kebakaran berada di wilayah Desa Kuniran dan Desa Sumbersari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare.
Petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan penyisiran untuk memastikan api benar-benar padam serta mencegah munculnya titik api baru. (ito/im)

